Gratis Ongkir, Pertamina Berikan Layanan Delivery BBM dan Elpiji

Penuhi Kebutuhan Pelanggan, Upaya Pencegahan Penularan Virus Corona

INTREN.ID, BATAM – Dengan mendukung program pemerintah untuk melakukan Work At Home serta mengurangi kegiatan di luar rumah, kini Pertamina membuka pelayanan antar Pertamina Delivery Services (PDS) bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji.

Seperti yang disampaikan Unit Manager Communication CSR MOR I Pertamina M Roby Hervindo. Kata dia, layanan antar tersebut merupakan upaya BUMN memenuhi kebutuhan energi pelanggannya meski beraktivitas di rumah.

“Dengan pelayanan PDS, pelanggan hanya perlu menghubungi Call Center, dan BBM akan segera diantar ke alamat tujuan. Hal ini untuk mengantisipasi penularan Covid-19,” kata Roby, Jumat (10/4/2020).

Untuk pelayanan PDS, baru akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB di nomor call center 135. Untuk jenis BBM yang masuk ke dalam layanan PDS antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, hingga Bright Gas 5,5 kilogram. Harga yang harus dibayar tetap sama pada saat pembelian di SPBU secara langsung.

“Untuk layanan, kami berikan gratis ongkir, jadi tidak ada biaya tambahan. Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu pergi jauh ke SPBU dan mengantre,” ungkapnya.

Seperti harga Pertamax Turbo dibanderol Rp 10.050 per liter, Pertamax Rp 9.400 per liter, Dexlite Rp 9.900 per liter, dan Bright Gas 5,5 kilogram seharga Rp 69 ribu per tabung isi ulang.

Layanan PDS tersebut, lanjut Roby, telah berjalan sejak 8 April lalu hingga 31 Mei mendatang. Dan telah berjalan di beberapa kota lainnya seperti di Medan, Sibolga dan Pekanbaru. Sementara untuk di Kota Batam, Roby mengatakan klien PDS baru bisa dilakukan di wilayah Kecamatan Lubuk Baja.

“Tapi tidak menutup kemungkinan diperluas seiring meningkatnya pemesanan dari konsumen,” katanya.

- ADVERTISEMENT -

Kepedulian pihak Pertamina juga terlihat pada petugas PDS dilengkapi alat pelindung diri (APD) dan alat kebersihan seperti sarung dan masker demi meminimalkan kemungkinan penyebaran Covid-19. Sedangkan untuk pembayaran, Romi menyarankan agar masyarakat bisa menggunakan aplikasi ‘MyPertamina’ demi mengurangi kontak fisik.

Penyemprotan disinfektan dilakukan pada seluruh SPBU. Ada juga beberapa SPBU yang telah memasang garis antrean berjarak untuk menjaga jarak fisik sesama konsumen.  “Untuk garis antrean, akan kami terapkan ke seluruh SPBU di Kepulauan Riau,” ucapnya.

Pertamina telah bekerja sama dengan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Batam, menyiapkan 1.000 liter BBM berkualitas jenis Dexlite untuk kegiatan penyemprotan disinfektan. BBM berkualitas tersebut rencananya akan digunakan dalam rangka mendukung kendaraan water cannon milik Satuan Brimob Polda Kepri dalam rangka penyemprotan disinfektan di wilayah Batam.

Selain mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 melalui PDS dan penyerahan BBM, Pertamina telah membantu melalui program Pertamina Peduli. Di antaranya dengan memberikan bantuan 100 set APD bagi petugas medis untuk penanganan Covid-19, yang diserahkan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Tanjung Pinang. APD ini diterima langsung oleh Kepala Rumkital, Kolonel Laut (k) dr Tanto Budiharto.

“Untuk satu set APD terdiri dari Hazmat (coverall medis), sarung tangan reusable, kacamata Gogglez, sepatu boot dan 20 box nursecap serta 250 pcs masker N95,” imbuhnya.

Sementara itu, dr Tanto Budiharto  menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pertamina atas kepeduliannya dalam membantu tenaga medis untuk berjuang melawan Covid-19. “Bantuan ini sangat bermanfaat dan berarti bagi pihak RUMKITAL. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Pertamina,” tuturnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.