Geledah Belasan Rumah, KPK Akhirnya Berhasil Tangkap Nurhadi

INTREN.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan berhasil menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Senin (1/6/2020) malam. Nurhadi ditangkap bersama menantunya Rezky Herbiyono di salah satu rumah Simprug, Jakarta Selatan.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengungkapkan, dalam penangkapan itu KPK telah menggeledah 13 rumah. Lantaran semua rumah itu diklaim sebagai rumah Nurhadi.

Meski begitu Ghufron belum bisa memastikan apakah rumah di Simprug tersebut juga milik tersangka Nurhadi. “Kami tidak tahu lagi di rumah pribadi atau tidak, karena yang terdata di kami ada banyak rumah beliau,” sebutnya.

Sementara itu beredar informasi bahwa Novel Baswedan ikut dalam penangkapan Nurhadi. Namun Ghufron menyatakan belum mendapat laporan mengenai keterlibatan Novel dalam penangkapan itu dan siapa yang menjadi kepala satuan tegas (Kasatgas) dalam operasi itu.

- ADVERTISEMENT -

“Saya tidak tahu kasatgas-nya siapa saja secara pasti karena tim KPK kalau kerja pasti banyak unit juga yang terlibat juga. Dan ini semua karena semua tim kerja sama,” tutur Ghufron.

Nurhadi dan sang menantu kini telah dibawa ke gedung KPK untuk diperiksa intensif. Keduanya bersama Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HS) telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi terkait dengan perkara di MA pada tahun 2011-2016 pada 16 Desember 2019.

Ketiganya telah dimasukkan dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 11 Februari 2020. Sementara untuk tersangka Hiendra selaku pemberi suap belum tertangkap dan tim KPK masih memburunya. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.