Gelar Proving Flight ke Kabupaten Asmat, Pesawat Baling-baling Milik Maskapai Wings Air Ini Mendarat Mulus di Bandara Ewer

INTREN.ID, AGATS – Wings Air sukses mendaratkan pesawat ATR 72-600 di Bandara Ewer, Bismam, Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, Selasa (10/8/2021). Pesawat baling-baling itu terbang dari Bandara Internasional Mozes Kilangin, Timika, Mimika dalam rangka pelaksanaan uji coba terbang awal alias proving flight.

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, operasional tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan, serta sesuai pedoman protokol kesehatan. Dalam proving flight ini, Wings Air membawa tiga awak kokpit, dua awak kabin, satu flight operation officer (FOO), satu teknisi. Total waktu tempuh sekali jalan berkisar 60 menit.

“Wings Air mengoperasikan salah satu armada tipe ATR 72-600 registrasi PK-WJL. Pesawat bernomor terbang IW-2604 lepas landas dari Bandara Internasional Mozes Kilangin pukul 09.20 WIT dan tiba di Bandara Ewer pada 10.20 WIT,” kata Danang.

Turut dalam penerbangan dari Timika ialah Bupati Asmat Elisa Kambu, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah X Dadang Indranegara, General Manager AirNav Timika Andi Nurwansyah, perwakilan Kepala UPBU Bandara Internasional Mozes Kilangin, Direksi Wings Air yang diwakili oleh Manager Operation Wings Air Capt Decky Arianto, serta Area Manager Lion Air Group Papua Agung Setyo Wibowo.

Pendaratan pertama di Ewer disambut Ketua DPRD Kabupaten Asmat Yoel Manggaprou, Kepala UPBU Bandara Ewer Oto Irianto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asmat, awak media, serta tamu undangan.

Untuk penerbangan kembali, Wings Air berangkat dari Bandara Ewer dengan nomor terbang IW-2605 pada pukul 12.00 WIT dan sudah mendarat dengan mulus di Bandara Internasional Mozes Kilangin pukul 13.00 WIT.

“Tujuan utama proving flight ialah bagian langkah strategis perusahaan dalam upaya melakukan pengkajian pasar dan potensi layanan penerbangan berjadwal atau rute evaluasi. Selain itu, Wings Air menguji kemampuan pengoperasian pesawat ATR 72 di Bandara Ewer yang menjadi salah satu pintu masuk ke Kabupaten Asmat,” jelas Danang.

Wings Air, lanjut Danang, mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan pemerintah daerah, kru pesawat, pengelola bandara, pengatur lalu lintas udara, dan pihak terkait yang mendukung penuh operasional sehingga proving flight terlaksana secara tepat.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat Wings Air akan memulai melayani penerbangan reguler penumpang berjadwal pada rute Timika-Asmat-Merauke-Asmat-Timika pergi pulang (PP).

“Besar harapan, agar layanan penerbangan dimaksud dapat beroperasi sebagaimana rencana perusahaan serta permintaan pasar domestik khususnya intra-Papua,” harap Danang.

Pihaknya optimistis dapat memberikan pilihan perjalanan menggunakan pesawat udara dengan waktu relatif singkat, efektif, dan terjangkau, terutama bagi penumpang yang berasal dari Kabupaten Mimika, Kabupaten Asmat, dan daerah lain di sekitar.

Sirkulasi Udara di Kabin Terjaga Baik

Danang juga menyampaikan, kualitas udara segar terus-menerus dipasok dengan tingkat pembaharuan volume udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin bersih. Ini merupakan kesungguhan Wings Air terhadap kesehatan karyawan serta penumpang, yang sejalan upaya memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang meminimalkan pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin. Udara akan tersedot ke area lantai melalui panel (floor panel level) sesuai proses pada katup aliran tekanan udara,” terang Danang.

Kemudian, volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu diperbaharui dalam waktu 5-7 menit dengan mengandalkan dua buah mekanisme ECS packs Operative, serta dua buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System/ECS) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar.

“Wings Air memaksimalkan berbagai langkah guna pencegahan penyebaran Covid-19 antara lain mengatur proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna meminimalkan kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun dari pintu bagian belakang. Hal ini akan meminimalisir interaksi bertatapan langsung antara penumpang. Area dapur yang terletak di bagian belakang juga meminimalkan interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin,” jelas Danang.

Dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan penerbangan, lanjutnya lagi, Wings Air juga telah meningkatkan fase sterilisasi seluruh armada. Proses pembersihan pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning atau membersihkan bagian dalam pesawat dan Aircraft Exterior Cleaning alias membersihkan bagian luar pesawat. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.