Gegara Youtube dan Media Sosial Dipenuhi Iklan, Drupadi BMI Ajak Masyarakat Indonesia Galakkan Baca Buku

INTREN.ID, JAKARTA – Era digital membuat kita terpana. Dengan banyak dan cepatnya informasi berseliweran, sampai-sampai koran dan buku pun banyak tak laku, namun ada suatu keanehan dari media sosial saat ini. Apa itu?

“Berjubelnya iklan di Youtube dan media sosial lain membuat kita terganggu, dan menurut kami ada saatnya kita merasa pengap juga. Di satu atau dua hari tanpa itu (Youtube dan media sosial, Red.), mengasyikkan juga sepertinya” ujar Seketaris Nasional Drupadi BMI, Indiska Handiana Mughni.

Apa yang lebih baru dan asyik? Membaca buku adalah pilihan.

“Kita lama-lama juga jenuh dan pasti ada satu dua hari, di mana kita kembali ke masa dulu, melihat alam, berkemah di sawah atau membaca buku,” ujar Indiska.

Membaca secara digital dan konvensional memang berbeda, karena ini memengaruhi ingatan otak dan mata kita. Membaca buku lebih mudah untuk mengingat kata kunci yang ada dalam buku.

Beda halnya jika belajar lewat digital apalagi YouTube dan media sosial yang banyak iklannya, ini memengaruhi konsentrasi yang akhirnya tidak efektif dalam pembelajaran atau menerima suatu informasi secara utuh.

Bagi BMI, dunia ini pada dasarnya ada titik keseimbangan dari melajunya perkembangan di berbagai bidang.
“Tradisi seperti berpuasa dari gadget juga perlu dikembangkan agar kita tetap bersosialisasi dengan baik, dengan literasi buku dan alam sekitar,” ujarnya. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.