- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

Fenomena Pelangi Pukau Masyarakat Batam, Ini Penjelasan BMKG

INTREN.ID, BATAM – Fenomena pelangi muncul dan memukau masyarakat Batam, Senin (1/6/2020). Pelangi muncuk setelah cuaca hujan dengan intensitas sedang terjadi di Kota Batam secara merata. Tepatnya setelah azan Magrib berkumandang.

Salah satu keindahan pelangi tersebut diabadikan tepat berada di langit Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah secara jelas. Masyarakat pun ramai mendokumentasikan momen langka dan indah ini.

Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasi Datin) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas l Hang Nadim Batam, Suratman mengatakan, kehadiran fenomena pelangi tersebut akibat adanya pembiasan sinar matahari pada saat hujan gerimis.

“Pelangi adalah fenomena optik yang terjadi ketika sinar matahari dan hujan saling bereaksi dengan cara tertentu. Pelangi terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari yang dibelokkan,” jelas Suratman.

Kata dia, sinar tersebut berpindah arah dari perjalanan satu medium ke medium lainnya oleh tetesan air yang ada di atmosfer. Proses terjadinya pelangi adalah ketika sinar matahari membentur hujan, sinar tersebut berubah arah (dibiaskan) oleh butiran air di udara.

- ADVERTISEMENT -

“Adanya perbedaan panjang gelombang dan perbedaan sudut ketika sinar matahari dibiaskan meyebabkan warna-warna pada sinar matahari menyebar dan terpisah. Ternyata ada sinar matahari yang memantul kembali atau lebih tepatnya dipantulkan. Nah saat sinar matahari datang lagi menembus air saat hujan, cahaya tersebut dibiaskan lagi,” urai Suratman.

Fenomena pelangi hanya dapat dilihat dan dinikmati pada saat hujan dan terdapat cahaya matahari. Mengenai beberapa warna pelangi yang berada dalam satu jalur sehingga membuat keindahan tampak begitu memesona, Surataman menjelaskan warna-warna tersebut berasal dari cahaya matahari atau biasa disebut polikomatrik yang memiliki beberapa warna dalam pembentukan pelangi.

Beberapa cahaya secara kasat mata dapat terlihat menjadi tujuh warna yaitu: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Warna tersebut muncul dan disebut sebagai cahaya tampak. Cahaya tampak adalah gelombang elektromagnetik yang muncul akibat adanya medan listrik serta medan magnet.

“Warna pada cahaya memiliki panjang gelombang dan frekuensi yang berbeda sehingga menentukan urutan warna pada pelangi,” tandas Suratman. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.