Faktor Usia dan Penyakit Penyerta Tak Halangi Diah Sembuh dari Corona

Sempat Jadi Pasien 07 Batam, Sudah Dipulangkan dari Rumah Sakit

INTREN.ID, BATAM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embuh Fatimah Kota Batam kembali memulangkam satu pasien virus corona baru (Covid-19) pada Rabu (6/5/2020). Pasien bernama Diah Sri Purwanti itu dinyatakan sembuh atas hasil swab dari BTKLPP Batam pada Selasa (5/5/2020) lalu.

Menariknya, Diah yang telah berusia 57 tahun itu juga memiliki penyakit penyerta yaitu gula dan hipertensi. Namun warga Baloi Indah itu mampu bertahan dan sembuh dari corona.

Diah sebelumnya tercatat sebagai pasien nomor 07 Batam. Perempuan ini masih bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.

Sebelum dirawat Di RSUD Embung Fatimah, Diah sempat menjalani perawatan di RSBP Batam pada tanggal 9 April 2020 hingga 29 April 2020 lalu. Diah dirujuk ke RSUD Embung Fatimah pada tanggal 21 April dari RSBP Batam.

“Pada saat itu yang bersangkutan masih terkonfirmasi positif Covid-19,” ucap Wakil Direktur RSUD Embung Fatimah, Sri Rupiati.

Sejak 31 Maret 2020 hingga 20 April 2020, yang bersangkutan menjalani pemeriksaan swab sebanyak empat kali dengan hasil positif. Namun dengan semangat dari pasien tersebut, serta dukungan dari pihak keluarga, membuatnya terus optimistis untuk bisa mendapatkan kesembuhan atas penyakit yang telah menyerang tubuhnya.

Bahkan, Dokter Sianturi, yang merawat Diah selama di RSUD-EF mengungkapkan, yang bersangkutan memiliki penyakit gula dan hipertensi. Namun, hal tersebut bisa dikalahkan dengan semangat yang dimiliki.

“Pasien ini memiliki semangat untuk sembuh yang tinggi. Ditambah dukungan dari pihak keluarga juga tak henti dengan terus melakukan komunikasi secara rutin kepada pasien,” ucap Sianturi.

Dengan kesembuhan Diah, Sianturi mengungkapkan telah merasakan kepuasan tersendiri atas kondisi pasien yang dirawat sejak beberapa pekan tersebut. Saat ini, pasien telah dipulangkan kepada keluarganya. Kedatangan Diah juga disambut oleh sejumlah pejabat hingga perangkat RT dan RW setempat.

Sementara itu, Diah yang kini telah berkumpul bersama keluarga juga mengucapkan terima kasih kepada para tim medis. Yang telah memberikan perawatan secara maksimal kepada dirinya selama berada di rumah sakit, hingga kini dinyatakan sembuh.

“Alhamdulillah, dengan perawatan dan kesabaran tim medis, akhirnya saya bisa mendapatkan kesembuhan,” ungkapnya.

Meskipun sudah diperbolehkan pulang, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan yang bersangkutan tetap harus mengikuti protokol kesehatan. Untuk tetap melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

“Karantina mandiri wajib dilakukan. Karena yang sudah sembuh tidak ada jaminan kebal dan bisa tertular Kembali,” kata Rudi.

Dengan adanya penambahan tersebut, total pasien Covid-19 di Batam yang telah dinyatakan sembuh ada sebanyak 16 Orang. Dengan data nomor pasien pria 02, 19, 21, 23 serta Wanita dengan nomor pasien 05, 08, 09, 16, 18, 20, 22, 24, 26, 27 dan 29 dan yang terakhir adalah pasien wanita dengan nomor pasien 07.

Sementara untuk yang meninggal ada sebanyak lima orang, pasien pria dengan nomor 03, 10, 11, dan wanita dengan nomor 01 dan 04. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.