Emas Ilegal Senilai Ratusan Juta Tertahan di Batam, Hendak Diselundupkan ke Jakarta, Jambi, Rokan Hilir, dan Balikpapan

INTREN.ID, BATAM – Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Kota Batam telah melakukan 347 penindakan dengan total nilai tangkapan Rp 66,25 miliar, dan taksiran potensi kerugian negara mencapai Rp 18,63 miliar.

Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Undani menyampaikan, salah satu penindakan yang dilakukan adalah penggagalan upaya penyelundupan emas yang disembunyikan di dalam tiga paket yang dikemas dalam lampu LED dan satu paket yang diberitahukan aksesoris.

Emas berbagai bentuk dengan berat total 136,22 gram senilai Rp 117,19 juta tersebut direncanakan akan dikirim ke Jakarta, Balikpapan, Jambi, dan Kabupaten Rokan Hilir pada Rabu (4/8/2021) di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) PPP, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Menurut Undani, emas tersebut diduga sengaja diselundupkan untuk menghindari pengenaan bea masuk (BM) dan pajak dalam rangka impor (PDRI) yang dibebankan terhadap barang yang dikirimkan dari Kawasan Bebas Batam ke daerah Indonesia lainnya. Potensi kerugian negara yang timbul akibat penghindaran kewajiban BM dan PDRI dari penyelundupan emas tersebut diproyeksikan sebesar Rp 31,37 juta.

“Perlu diketahui bahwa barang yang ada di Batam adalah barang yang ditangguhkan pengenaan BM dan PDRI, sehingga apabila barang
yang di Batam akan dikirimkan ke daerah Indonesia lainnya maka akan dikenakan BM dan PDRI yang sebelumnya memang telah ditangguhkan,” ujar Undani, Kamis (16/9/2021).

Undani menjelaskan, tangkapan tersebut diawali dari pemeriksaan rutin petugas Bea Cukai Batam menggunakan mesin x-ray di TPS PPP.

“Pada Rabu, 4 Agustus 2021 sekira pukul 09.00 WIB, petugas mencurigai beberapa isi paket dalam kantong kiriman yang menunjukkan citra saat dimasukkan ke mesin x-ray,” jelas Undani.

Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap barang kiriman tersebut dengan cara pindai ulang per paket atas kantong barang kiriman yg dicurigai tersebut.

“Lalu diamankan tiga paket yang diberitahukan lampu, dan satu paket diberitahukan aksesoris, yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik dengan cara dibuka dan disaksikan oleh kuasa barang,” ujar Undani.

Petugas menemukan emas yang disisipkan di rangka bagian dalam lampu jenis LED dan juga di dalam paket yang diberitahukan aksesoris.

“Atas temuan tersebut dilakukan penindakan dan atas barang bukti diamankan di Kantor Bea Cukai Batam untuk proses lebih lanjut,” jelas Undani. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.