Dukung New Normal, Absen Sidik Jari Disbudpar Batam Diganti Pakai Wajah

INTREN.ID, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berbenah menyambut tatanan hidup kenormalan baru atau new normal. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut berinovasi, salah satunya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Demi mendukung new normal, Disbudpar Batam mengubah mekanisme absensi dari sebelumnya menggunakan sidik jari (fingerprint) menjadi menggunakan raut wajah (face ID).

“Dalam tatanan hidup normal baru ini, kami menggunakan absen Face ID,” kata Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, Rabu (3/6/2020).

Cara kerja Face ID ini yaitu pegawai menyetorkan muka di alat yang sudah terpasang. Hal itu akan terekam sebagai absen di masa new normal ini.

“Ini juga meminimalisasi risiko terjangkit Covid-19, karena tidak perlu menyentuh alat untuk absen,” sebut dia.

- ADVERTISEMENT -

Ardi mengaku selama ini absensi dikakukan menggunakan fingerprint dan sempat diubah menggunakan absen manual. Kini pihaknya menggunakan Face ID yang selain mudah direkap, juga meningkatkan disiplin pegawai.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, juga melakukan pembenahan di sejumlah kantor pemerintahan. Salah satunya mengatur jumlah pengguna lift.

Di masa new normal ini, lift di Kantor Wali Kota Batam hanya digunakan untuk empat orang saja. Semua penggunanya diatur berdasarkan garis yang sudah dibuat.

Sejumlah fasilitas juga sudah disesuaikan seperti tempat mencuci tangan, tanda untuk menjaga jarak hingga pengecekan suhu tubuh saat masuk ke kantor pemerintahan ini. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.