Dukung Imbauan Pemko Batam, PSMTI Bagikan 250 Ribu Masker Kain

INTREN.ID, BATAM – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Batam menyerahkan bantuan 250 ribu masker kain kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Bantuan tersebut wujud kepedulian PSMTI untuk mengajak masyarakat Batam agar terus melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan virus corona baru (Covid-19).

Penyerahan masker tersebut dilakukan Ketua PSMTI Kota Batam, Randy Tan didampingi para pengurus kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang didampingi Sekertaris Daerah Batam, Jefridin di Dataran Engku Putri, Rabu (20/5/2020).

Ketua PSMTI Kota Batam, Randy Tan mengatakan, bantuan masker tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan PSMTI kepada Pemko Batam. Agar masyarakat bisa terus menggunakan masker guna mencegah Covid-19 sebagaimana imbauan dari Pemko Batam.

“PSMTI dan Apindo selalu mendukung Tim Gugus Tugas dalam upaya melakukan pencegahan Covid-19 di Kota Batam,” kata Randy.

Bantuan masker tersebut juga merupakan sumbangan dari pelaku usaha yang bergabung dalam Apindo. Bantuan 250 ribu masker kain tersebut bagian dari program 3 juta masker PSMTI Kota Batam. Yang saat ini sudah terkumpul sekira 800 ribu masker.

Tahap pertama telah dibagikan sebanyak 330 ribu masker. Masker tersebut telah dibagikan kepada 12 kecamatan dan didistribusikan ke kelurahan dan RT/RW.

Randy berpesan, Pemko Batam bisa menyalurkan bantuan masker tersebut kepada masyarakat khususnya di wilayah yang masuk dalam zona merah. Karena pihaknya sadar bahwa bantuan sebelumnya kepada kecamatan pastinya belum merata secara keseluruhan.

“Karena itu kalau boleh titip pesan supaya masker ini bisa disalurkan untuk masyarakat yang berada di zona merah. Kami juga mendukung penuh upaya Pemko Batam untuk mengajak seluruh masyarakat Batam menggunakan masker,” katanya.

- ADVERTISEMENT -

Di lokasi yang sama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyambut baik bantuan masker yang kembali diberikan PSMTI Kota Batam untuk masyarakat. Saat ini diakuinya masih ada masyarakat yang tidak mau mengikuti anjuran pemerintah untuk menggunakan masker atau melaksanakan protokol kesehatan.

“Hasil survei dengan menggunakan masker 60 persen dapat menyelamatkan kita dari Covid-19. Itu kenapa saya terus tekankan masyarakat untuk menggunakan masker dan jaga jarak,” kata Rudi.

Jumlah pasien positif di Kota Batam secara keseluruhan saat ini sebanyak 107 orang, sembuh 58 orang, meninggal 8 orang dan yang masih menjalani perawatan sebanyak 41 orang. Jumlah kasus positif yang terus meningkat menjadi perhatian bersama, tak hanya Pemko Batam tetapi seluruh masyarakat Batam.

“Jangan dilihat hanya 107 orang saja, tapi lihat berapa ratus orang kira-kira yang telah melakukan kontak dengan pasien positif ini,” kata Rudi.

Itu sebabnya pihaknya mengajak masyarakat yang sudah sadar untuk mematuhi protokol kesehatan, bisa memberikan edukasi masyarakat lainnya yang belum sadar. Tentang betapa pentingnya menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19 supaya tidak terus meluas.

Rudi menegaskan, imbauan yang disampaikan Pemko Batam selama ini seperti menggunakan masker, menjaga jarak aman dan sesering mungkin cuci tangan bukan tanpa alasan. Itu semua dilakukan tidak lain supaya masyarakat bisa menjaga diri dan terhindar dari penularan Covid-19.

“Mari bersama-sama mengedukasi masyarakat. Satu orang saja bisa mengajak 10 orang, kemudian 10 orang bisa mengajak 100 orang dan seterusnya. Tentu Covid-19 ini akan bisa cepat selesai,” imbaunya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.