Dua Narasumber Berpengalaman Hadir dalam Webinar Universitas Ibnu Sina Kedua

INTREN.ID, BATAM – Universitas Ibnu Sina menggelar webinar pada Sabtu (19/9/2020) lalu dengan mengangkat tema ‘Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit dan Jabatan Fungsional Sanitarian’. Webinar ini menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidangnya.

Webinar yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina ini merupakan kegiatan rutin kali kedua. Kehadiran dua narasumber dalam webinar ini yaitu Arif Sumantri dan Ede Surya Darmawan memdapatkan apresiasi yang baik dari Ketua Umum Yayasan Ibnu Sina Batam Andi Ibrahim. Juga dari Rektor Universitas Ibnu Sina Mustaqim Syueib dan Dekan Fakultas ilmu kesehatan Ibu Fitri Sari Dewi.

Fitri Sari Dewi menuturkan, kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diharapkan mampu membuat mahasiswa memahami mengenai peran dan funsinya dalam penyelenggaraan kesehatan lingkungan. Khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan serta bagaimana cara yang baik dalam melakukan manajemen rumah sakit dari perspektif kesehatan masyarakat.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus daerah Hakli dan seluruh organisasi profesi yang telah memberikan kontribusi. Serta ke depannya semoga kegiatan organisasi kesehatan bisa bersinergi dengan fakultas kesehatan Ibnu Sina untuk dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat. Khususnya di bidang kesehatan lingkungan, K3 dan juga kesehatan masyarakat,” ucap Fitri Sari Dewi.

Ketua Umum HAKLI Arif Sumantri yang menjadi narasumber menyampaikan, dalam penyelenggaran kesehatan lingkungan rumah sakit perlu memperhatikan berbagai kegiatan. Meliputi penyehatan terhadap air, udara tanah, pangan, sarana dan bangunan. Pengamanan terhadap limbah dan radiasi, dan pengendalian terhadap vektorserta binatang pembawa penyakit di lingkungan rumah sakit.

“Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk melindungi sumber daya manusia rumah sakit, pasien dan pengunjung, menjaga kualitas lingkungan sehat bagi rumah sakit, serta mewujudkan rumah sakit ramah lingkungan sesuai PP Nomor 66 Tahun 2014 tentang kesehatan lingkungan dan Permenkes Nomor 7 Tahun 2019 tentang kesehatan lingkungan rumah sakit,” ucap Arif.

Menurut Arif, sanitarian merupakan tenaga kesehatan lingkungan yang memiliki tugas dan wewenang dalam penyelenggaraan kesehatan lingkungan. Peran Kementerian Kesehatan sebagai pengelola jabatan fungsional dalam mewujudkan standar kualitas dan profesionalitas jabatan bagi PNS yang profesional dalam menjalankan tugasnya.

- ADVERTISEMENT -

Sementara itu Dosen FKMUI dan Ketua PIPMARSI, Ede Surya Darmawan mengungkapkan, setiap rumah sakit harus menyelenggarakan tata kelola rumah sakit dan tata kelola klinis yang baik. Tata kelola rumah sakit yang baik adalah penerapan fungsi-fungsi manajemen rumah sakit yang berdasarkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, independensi dan responsibilitas, kesetaraan dan kewajaran.

“Tata kelola klinis yang baik merupakan penerapan fungsi manajemen klinis yang meliputi kepemimpinan klinik, audit klinis, data klinis, risiko klinis berbasis bukti, peningkatan kinerja, pengelolaan keluhan. Mekanisme monitor hasil pelayanan, pengembangan professional, dan akreditasi rumah sakit,” katanya.

Ketua Pelaksana kegiatan Webinar Kesehatan Lingkungan Fajar mengungkapkan, penyampaian kedua narasumber tersebut memberikan dampak positif bagi perkembangan keilmuan. Khususnya kesehatan lingkungan yang memiliki peran penting dalam kehidupan.

“Alhamdulillah kegiatan webinar kesehatan lingkungan berjalan lancar dengan jumlah audien sekitar 359 peserta baik dari instansi kesehatan seperti dinas kesehatan, rumah sakit, serta Puskesmas,” ujarnya.

Pria yang juga merupakan ketua program studi kesehatan lingkungan FIKes UIS menegaskan, kesehatan lingkungan perlu mendapat perhatian khusus. Lingkungan sehat merupakan cermin derajat kesehatan masyarakat meningkat.

“Semoga kegiatan Webinar Kesehatan Lingkungan memberikan ilmu yang bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.