DPRD Kota Balikpapan Serahkan Tiga Nama Calon Wakil Wali Kota, Rahmad Menunggu, Budiono Siap

INTREN.ID, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan resmi menyerahkan tiga nama kepada Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud untuk menjadi calon wakilnya, sebagai pengganti Wakil Wali Kota Balikpapan terpilih, Thohari Aziz yang meninggal dunia sebelum dilantik, 27 Januari 2021 lalu. Ketiganya berasal dari tiga partai politik berbeda.

Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh mengatakan, ketiga nama itu adalah Budiono dari PDI Perjuangan, Denni Mappa dari Partai Demokrat, serta Sabaruddin Panrecalle dari Partai Gerindra. Nama-nama tersebut sudah diserahkan ke Rahmad untuk kemudian dipilih dua orang, dan dikirimkan lagi ke DPRD.

“Sudah ada tiga calon nama yang diajukan DPRD sebagai calon Wakil Wali Kota Balikpapan. Sekarang, tinggal tugas dari Wali Kota Balikpapan menyeleksi dua nama, yang kemudian dikirimkan kembali ke DPRD. Kami di DPRD dalam posisi menunggu,kata politisi Partai Golkar itu.

Kendati dalam posisi menunggu, namun kata Abdulloh, DPRD Kota Balikpapan tetap membentuk kepanitiaan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu Wali Kota Balikpapan sudah menyeleksi dan mengusulkan dua nama ke DPRD.

“DPRD baru bisa memproses setelah Wali Kota Balikpapan menyerahkan dua nama untuk diproses dalam rapat paripurna. Tetapi, untuk kepanitiaan tetap kami siapkan. Kapan saja Wali Kota Balikpapan mengirimkan dua nama untuk diproses dalam rapat paripurna, kami sudah siap,” katanya.

Menurut Undang-undang (UU) Nomor 12 Tahun 2008, untuk mengisi kekosongan jabatan wakil kepala daerah yang meninggal dunia, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya selama enam bulan secara terus-menerus dalam masa jabatannya, dan masa jabatannya masih tersisa 18 bulan atau lebih, kepala daerah mengajukan dua orang calon wakil kepala daerah berdasarkan usul partai politik atau gabungan partai politik yang pasangan calonnya terpilih dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.

Sementara itu, Rahmad Mas’ud enggan buru-buru menentukan dua nama yang hendak diajukan ke DPRD Kota Balikpapan untuk dipilih. Ketua DPD II Partai Golkar Kota Balikpapan itu masih menunggu partai pengusung lainnya untuk mengusulkan nama.

“Kan DPRD Kota Balikpapan baru mengusulkan. Kita tunggu juga dari partai lain. Karena partai pengusung punya hak yang sama. Apalagi semuanya satu gerbong dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kota Balikpapan 2020 lalu,” katanya.

Terpisah, Budiono yang mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan memastikan kesiapannya untuk meneruskan perjuangan kompatriotnya, Thohari Aziz. Sebagaimana diketahui, Budiono dipilih berdasarkan Surat Keputusan (SK) No 3738/i/DTT/I/ Tahun 2022 tentang penetapan calon pengganti Wakil Wali Kota Balikpapan dari Partai PDI Perjuangan dengan memerhatikan surat DPP tertanggal 7 Desember perihal usulan calon wakil Wali Kota Balikpapan No 456/in/DPD.13-B/XII/2021.

“Insya Allah saya siap ditugaskan untuk menjabat sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan. Saya ini petugas partai, harus siap melayani masyarakat Kota Balikpapan,” kata Budiono. Bahkan, Budiono siap mundur dari jabatannya saat ini sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan.

“Saat ini kan DPRD Kota Balikpapan sudah mengusulkan tiga nama. Nanti Wali Kota Balikpapan mengusulkan kembali ke DPRD untuk dilakukan pemilihan. Saya akan berjuang untuk meneruskan perjuangan senior saya, almarhum Pak Thohari Aziz,” tutupnya. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.