Diskes Bontang Perpanjang Masa Isolasi Pasien Corona, Ada Apa?

INTREN.ID, BONTANG – Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Bontang memperpanjang masa isolasi pasien positif terjangkit virus. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan mencegah penyebaran virus corona baru (Covid-19) yang makin masif.

Per Senin (19/5/2020), diketahui tidak ada penambahan pasien. Baik yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), maupun orang tanpa gejala (OTG).

Justru sebaliknya, saat ini ada 1 orang pasien ODP yang telah selesai masa monitoring. Adapun jumlah 2 PDP yang sebelumnya berubah status menjadi ODP, saat ini kembali tercatat sebagai status PDP karena merupakan data histori.

“Penambahan status monitoring terjadi sebanyak 13 orang. Jadi total yang saat ini dimonitoring sebanyak 998 orang,” tutur Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bontang, dr Bahauddin.

Dia memaparkan, masa inkubasi virus Covid-19 adalah  dua sampai 14 hari. Masa inkubasi merupakan rentang waktu masuknya virus hingga menimbulkan reaksi atau gejala pada tubuh.

Ketika virus corona masuk dalam tubuh seseorang, reaksi atau gejala bisa muncul di hari ke-2, ke-3 dan seterusnya, atau di hari ke-14. Pada orang yang terinfeksi Covid-19, setelah 14 hari virus dalam tubuh tersebut masih aktif dan bisa menularkan kepada orang lain. Umumnya virus bertahan selama 21 sampai 25 hari.

“Sehingga Tim Gugus Covid-19 menetapkan masa isolasi orang dengan status OTG, ODP, maupun PDP diperpanjang 2 x 14 hari sebagai bentuk kewaspadaan,” bebernya. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.