Disdamkartan Bontang Sebut Kawasan Pesisir dan Padat Penduduk Rawan Kebakaran

INTREN,ID, BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang merilis, kawasan pesisir dan padat penduduk dinilai menjadi lokasi paling rawan terhadap bahaya kebakaran. Hal ini disampaikan dalam kegiatan rakor dan hasil evaluasi kejadian kebakaran di Auditorium Taman 3 dimensi, Rabu (8/7/2020).

Dijelaskan Kepala Disdamkartan Bontang, Mohamad Yani, sejumlah permasalahan yang sampai hari ini masih menjadi pekerjaan rumah dan harus segera dicarikan solusinya ketika terjadi musibah kebakaran adalah terkait banyaknya kerumunan massa yang menonton serta mendokumentasikan kejadian kebakaran. Selain itu lokasi kebakaran yang sulit dijangkau serta gang yang sempit juga masih menjadi kendala mereka.

“Sehingga harus ada sinergitas semua pihak agar pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan,” jelasnya.

Mohamad Yani juga memaparkan, 70 persen kasus kebakaran di Kota Taman diakibatkan korsleting listrik. Sementara 30 persen lainnya akibat kelalaian dari masyarakat itu sendiri. Namun demikian, diakuinya selama tiga tahun terakhir tren kasus kebakaran di Bontang menunjukkan penurunan. Hal ini tentu menjadi indikator bahwa kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat.

“Tentu ini tak lepas dari upaya kami dan semua pihak yang gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” terangnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan rakor dan evaluasi ini turut dihadiri sejumlah pihak dan stakeholder Disdamkartan Bontang. Seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan kelurahan dan kecamatan, tim rescue dari lingungan perusahaan, PLN, serta Jargas Bontang. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.