Disambut Nasi Tumpeng di Nongsa, Lukita Dinarsyah Beberkan Program bila Terpilih Jadi Wali Kota Batam

INTREN.ID, BATAM – Calon Wali Kota Batam nomor urut 1 Lukita Dinarsyah Tuwo bersilaturahmi ke warga RT 02, RW 01, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam (28/11/2020). Kehadiran Lukita disambut warga yang telah menyiapkan nasi tumpeng dengan sejumlah yel-yel.

Dalam kesempatan itu Lukita menyampaikan terima kasih atas sambutan yang telah disiapkan oleh warga kampung tua. Selain itu, Lukita juga memaparkan program kerja yang telah di beri nama 3 Pro, 10 Batam Hebat, serta 25 Program Luar Biasa.

Program 3 pro itu adalah, bahwa pihaknya akan melakukan langkah-langkah yang akan pro rakyat, pro kerja, dan pro sejahtera.

“Kemudian mengenai 10 langkah adalah Batam berdikari, Batam sehat, Batam cerdas, Batam aman dan damai, Batam peduli, Batam kerja, Batam asri hijau lestari, dan Batam asik,” ucap Lukita dalam sambutannya.

Dia berharap 10 langkah tersebut, bisa menjadi milik bersama untuk membangun Kota Batam. Tak hanya itu, pria lulusan S3 University of Illionois, Urbana Champaign, USA pada 1998 ini juga menyampaikan akan mengutamakan pembangunan infrastruktur dari perkampungan yang diharapkan bisa berdampak besar dan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

Mantan Wakil Mentri Perencanaan Pembangunan Nasional yang mendapat penghargaan Bintang Maha Putera Utama di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga mengatakan kepada masyarakat bakal menyelesaikan persoalan Kampung Tua. Yang telah menahun namun belum mendapat jalan penyelesaian.

Terakhir, Kepala BP Batam periode 2017-2019 itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk mambantu mewujudkan seluruh program yang telah disampaikan agar bisa membuat batam bahagia mendunia. “Yuk Berubah,” tegasnya.

Seorang warga Kampung Tua, Andi mengatakan sangat mendukung seluruh program dari Paslon nomor urut 1. Dirinya juga menyampaikan beberapa harapan masyarakat sekitar bila Lukita menjabat untuk segera menyelesaikan legalitas Kampung Tua, pembangunan drainase, pembangunan saluran air, serta semenisasi jalan di wilayah tersebut.

“Pemerintah juga harus memperhatikan putra-putri Batam perihal penerimaan lowongan pekerjaan. Dan bisa menyediakan ruang pelatihan kerja, serta merealisasikan bedah rumah,” ucap Andi.

Masyarakat juga berharap, pemerintah nantinya bisa lebih memperhatikan pondok pesantren, sebagai pencetak para penghafal Al-Qur’an. (luk)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman M Fathony

Get real time updates directly on you device, subscribe now.