Di Hadapan Ketua KPK, Safaruddin Sebut Kaltim Sumbang Devisa Besar Namun Dana yang Kembali Kecil

INTREN.ID, JAKARTA – Berbagai upaya terus dilakukan anggota DPR RI Dapil Kaltim, Irjen Pol (Purn) Drs H Safaruddin, agar pembagian hasil yang diterima Bumi Mulawarman meningkat. Lobi-lobi dilakukan dilakukan dengan lembaga pusat, tak terkecuali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bukan tanpa alasan, Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu melobi langsung KPK. Pasalnya, lembaga antirasuah yang merupakan mitra kerja Komisi III DPR RI itu juga bisa merekomendasikan kepada pemerintah pusat terkait dana bagi hasil. Kesempatan itu digunakan betul Safaruddin saat Komisi III menggelar rapat kerja dengan KPK, Rabu (30/3/2022) lalu.

“Terkait persoalan pembagian dana, Kaltim itu membagikan devisa (kurang lebih) Rp 600 triliun per tahun. Tapi yang kembali cuma 40 triliun. Jika dinaikkan melalui KPK, Alhamdulillah,” kata anggota Komisi III DPR RI yang membidangi persoalan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Menurut Safaruddin, sudah sewajarnya Kaltim mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat. Apalagi, hasil alam yang dikeruk dari Benua Etam sangat besar. Sementara pembangunan tidak maksimal. “Soal dana bagi hasil ini perlu diperjelas lagi,” tegas Kapolda Kaltim 2015-2018 itu.

Sementara, Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, terkait dana bagi hasil, pihaknya akan melakukan kajian. Menurutnya, itu merupakan salah satu wujud upaya KPK dalam melakukan pencegahan.

“Akan kami catat dan kami tindaklanjuti, kami tetap fokus untuk pemberantasan korupsi. Khususnya tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara, yang menyangkut khalayak ramai, dan yang menyentuh tentang segi-segi kemanusiaan,” tutup Firli. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.