Datangkan Pekerja dari Sidoarjo Positif Corona, Ini Klarifikasi Pupuk Kaltim

INTREN.ID, BONTANG – PT Pupuk Kaltim buka suara terkait kebijakannya mendatangkan dua pekerja ahli asal Sidoarjo, Jawa Timur. Saat ini keduanya terkonfirmasi positif terpapar virus corona baru (Covid-19).

Sekretaris Perusahaan (Sekper) Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo mengatakan, alasan mendatangkan dua tenaga ahli tersebut terkait dengan pekerjaan Turn Around (TA) pabrik Pupuk Kaltim. Pekerjaan tersebut dalam praktiknya memerlukan keahlian khusus pada beberapa bagian pabrik.

Pekerjaan TA ini pun kata dia telah sesuai dengan instruksi Presiden RI. Yakni melakukan intensifikasi lahan pertanian guna pemenuhan kebutuhan pangan dalam negeri.

Budi menyatakan, pekerjaan pemeliharaan pabrik rutin dilakukan tiap tahun guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Hal seperti ini juga dilakukan oleh semua pabrik pupuk di dunia.

“Inilah yang mendasari urgen dilakukannya TA dan adanya pekerja dari luar Bontang,” terangnya.

Jika TA tidak dilakukan, papar Budi, maka akan ada 2 kemungkinan. Pertama pabrik akan rusak karena beroperasi terus menerus tanpa pemeliharaan. Kedua, pabrik akan dimatikan. Jika pabrik dimatikan maka instruksi presiden RI tidak dapat dijalankan.

- ADVERTISEMENT -

Selain menyoroti terkait urgensi TA, Budi juga meluruskan terkait protokol kesehatan yang dilakukan perusahaan. Dia mengklaim hingga saat ini Pupuk Kaltim telah melakukan protokol kesehatan secara ketat.

Pekerja yang baru datang akan dikarantina terlebih dahulu. Selama dikarantina, para pekerja akan diuji rapid test. Apabila hasilnya reaktif, maka akan dipulangkan.

“Jangankan hasil swab positif, yang reaktif rapid test saja akan akan dipulangkan setelah selesai isolasi 14 hari,” tukasnya. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.