Dari Persoalan Transportasi hingga Internet, Kondisi Geografis Kubar Jadi Tantangan Program Vaksinasi

INTREN.ID, SENDAWAR – Program vaksinasi massal terus digencarkan demi mempercepat terbentuknya herd immunity. Dilakukan secara merata dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas ke Pulau Rote. Diikuti seluruh masyarakat dari kota hingga pedesaan, dari hulu hingga hilir.

Di Kalimantan Timur (Kaltim), vaksinasi massal terus dilakukan. Menjangkau 10 kabupaten/kota. Dari hilir hingga hulu Sungai Mahakam. Setiap daerah memiliki kondisi geografis yang berbeda. Kabupaten Kutai Barat (Kubar) salah satunya. Kendati dihadapkan dengan keterbatasan, vaksinasi terus dilakukan.

Wakil Ketua DPRD Kubar, H Ahmad Syaiful Acong mengungkapkan, tidak sedikit tantangan yang harus dihadapi dalam melakukan vaksinasi di Kubar. Yang paling mencolok adalah persoalan transportasi, jaringan internet, hingga infrastruktur.

Oleh karena itulah, dibutuhkan pendekatan berbeda dalam vaksinasi di Kota Beradat–julukan Kubar–tersebut. “Banyak warga yang terkendala masalah transportasi. Kondisi Kubar dengan sarana transportasi yang memprihatinkan, juga jaringan internet yang masih terbatas harus menjadi perhatian serius. Keluh kesah warga harus cepat dicari solusi,” kata Acong.

Makanya, lanjut dia, vaksinasi massal yang dilakukan menggunakan metode jemput bola. Hal ini dilakukan demi mempercepat proses herd immunity. “Langkah jemput bola mendatangi warga harus dilakukan agar mempercepat proses herd immunity bagi Kubar. Golkar Kubar mengutamakan kerja-kerja nyata untuk masyarakat,” katanya.

Tekad mempercepat vaksinasi di Kubar terus dilaksanakan DPD II Partai Golkar Kubar. Sebanyak 1.500 dosis vaksin Sinopharm dibagi untuk tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Tering, Kecamatan Mook Manaar Bulant, dan Kecamatan Bongan.

Vaksinasi dilakukan oleh tim yang beranggotakan pengurus DPD II Partai Golkar Kubar dan staf ahli Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin. Dipimpin Vani Tambajong selaku staf ahli Mahyudin, upaya melawan virus Covid-19 dilakukan, Sabtu (13/11/2021).

Acong yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kubar pun mengapresiasi kepedulian Mahyudin yang sudah memberikan kuota vaksinnya untuk Kubar. Sebanyak 1.500 dosis vaksin disuntikkan ke masyarakat.

“Mahyudin adalah tokoh nasional Kaltim yang memberikan inspirasi bagi kami, kader Partai Golkar, dan pernah menjadi Ketua Golkar Kaltim. Saya sebagai Ketua Golkar Kubar mendukung kegiatan vaksinasi ini. Saya juga berterima kasih atas vasilitas vaksin kuota Mahyudin sebanyak 1.500 dosis yang diberikan untuk Kubar. Saya tak ingin kegiatan ini, tidak mencapai target,” katanya.

Dia berharap, jika ada stok vaksin lagi, dengan senang hati menyambutnya. Bahkan, Acong memastikan bahwa pihaknya akan jemput bola menyasar daerah-daerah yang belum terjangkau. “Seandainya masih terdapat sisa vaksin, kami akan datangi Desa Batuq yang menurut info terkendala transportasi dan jaringan internet. Warganya belum tersentuh vaksin,” ujarnya.

Terkait keberadaan makanan ringan dan dua butir telur? Acong tersenyum. Menurutnya, itu sebagai simbol perhatian kepada warga yang antusias untuk mengikuti vaksinasi. “Sebagai simbolis dan perhatian agar warga tetap menjaga kesehatan, diharapkan jangan dinilai dari jumlah besar-kecilnya,” tutupnya.

Mahyudin sendiri tidak bisa hadir langsung ke Kubar. Pasalnya, dia selakukan kegiatan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Muscat, Oman. Pasalnya, Mahyudin memimpin delegasi melakukan pertemuan dengan Kesultanan Oman.

“Mohon maaf beliau tidak dapat bersama sama kita hari ini di Kubar,” kata Vani Tambajong, staf ahli Mahyudin, ditemui di gedung IWJ kecamatan Tering tempat dilaksanakannya vaksinasi. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.