Dalam Empat Bulan, Batam Sudah Lakukan 10 Ribu Rapid Test Corona

INTREN.ID, BATAM – Sejak awal Maret 2020 Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah mulai melakukan pemeriksaan Rapid Test (RDT) viru corona baru (Covid-19). Tes dilakukan setelah pasien 01 di Kota Batam dinyatakan positif Covid-19 pada 18 Maret 2020. Hingga kini RDT telah dilakukan dan sudah lebih sepuluh ribu tes dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, jumlah 10.577 rapid tes tersebut didapat dari penyisiran yang dilakukan secara berkelanjutan hingga saat ini. “Penyisiran telah dilakukan sejak pasien 01 terkonfirmasi positif Corona. Baik kepada keluarga ataupun kepada para rekan yang melakukan kontak primer,” ucap Didi.

Dari data yang dikeluarkan pada Ahad (14/6/2020) kemarin, jumlah pasien di Batam telah mencapai 181 orang. Dengan rincian 23 orang dalam pemantauan (ODP), 33 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 123 orang digolongkan ke dalam orang tanpa gejala (OTG). Termasuk dua orang yang merupakan re-infeksi atau kembali positif Covid-19.

Telah ada sebanyak 98 pasien yang dinyatakan sembuh, yang terdiri dari 49 wanita dan 49 pria. Dengan pasien meninggal mencapai 12 orang terdiri dari 4 wanita dan 6 pria.

- ADVERTISEMENT -

Dari jumlah RDT yang telah dilakukan, ada sebanyak 398 hasil menunjukkan hasil Reaktif dari ODP sebanyak 65 sampel, OTG 226 sampel, PDP 54 sampel dan ODR sebanyak 37 sampel. “Jumlah rapid tes tersebut terkumpul dari seluruh kegiatan yang dilakukan oleh tim gugus tugas. Baik di kawasan perkantoran hingga di area pasar,” ungkap Didi.

Para koordinator gugus tugas tiap kecamatan di wilayah Batam juga masih terus bergerak melakukan penyisiran. Terlebih kepada para kontak primer pasien positif terpapar Ccovid-19.

“Yang terakhir kemarin koordinator gugus tugas dari kecamatan Bengkong yang melakukan rapid test terhadap 165 orang yang sering beraktivitas di kawasan Pasar Toss 3000,” papar Didi. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.