Curah Hujan di Kaltim Terus Meningkat, Waspada Potensi Terjadinya Banjir dan Tanah Longsor

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Meningkatnya curah hujan di Kalimantan Timur (Kaltim) dalam sepekan ini cukup dirasakan masyarakat. Banjir dan tanah longsor melanda beberapa daerah rawan. Usai banjir besar melanda Kota Balikpapan beberapa waktu lalu, kali ini giliran Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang terdampak. Selain itu, jalur poros Bontang-Samarinda juga sempat putus akibat longsor.

Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Irjen Pol (Purn) Drs H Safaruddin mengimbau kepada seluruh masyarakat Bumi Mulawarman untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi terjadinya banjir dan tanah longsor harus diantisipasi. Sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa. Memaksimalkan peran siskamling (sistem keamanan lingkungan) di tiap-tiap RT (rukun tetangga) dan melakukan koordinasi serta komunikasi dengan pihak terkait harus terus dilakukan,” kata anggota Komisi III DPR RI yang membidangi persoalan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu juga mengingatkan kepada pemerintah daerah dan stakeholders terkait untuk mempersiapkan langkah-langkah darurat jika terjadi bencana. Sehingga, dapat segera mengambil tindakan cepat jika ada hal-hal yang tidak diinginkan.

“Koordinasi dan komunikasi harus dilakukan. Sinergi antara pemerintah daerah, Basarnas (Badan SAR Nasional), TNI, Polri, dan pihak-pihak lainnya, terkait penanganan bencana juga harus terus ditingkatkan. Jangan sampai ada hambatan dalam rangka melakukan langkah-langkah kedaruratan,” beber Kapolda Kaltim 2015-2018 itu.

Safaruddin juga mengingatkan, langkah antisipasi juga dapat dilakukan dengan penyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat yang berada di daerah rawan. “Selain itu, tidak ada salahnya juga jika menggelar simulasi penanganan bencana dengan melibatkan masyarakat,” tutupnya. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.