Curah Hujan Belum Cukup Antisipasi Krisis Air di Batam

Peningkatan Volume Waduk Tidak Signifikan

INTREN.ID, BATAM – Sejak tiga hari lalu, Kota Batam diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Hal tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat setempat, setelah dikabarkan Batam akan mengalami krisis air jika cuaca panas masih terus terjadi.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim Batam Suratman mengatakan, kondisi demikian akan terjadi hingga bulan Mei mendatang. Untuk intensitas hujan, Suratman mengungkapkan akan terjadi secara ringan-sedang hingga lebat.

“Untuk hujan pun tidak akan terjadi secara merata, karena hanya bersifat Lokal,” ungkapnya, Sabtu (25/4/2020).

Mengenai suhunya, berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celcius. Sementara kecepatan angin berada di angka 30 KM/Jam serta kelembapan berkisar 65 hingga 95 persen.

Sebelumnya, pihak BP Batam telah telah merencanakan akan menerapkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Yang akan bekerja sama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan Batam Dendi Gustinandar menyampaikan, hingga saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan tim BPPT terkait perencanaan hal tersebut.

- ADVERTISEMENT -

“Semua Masih di tahap perencanaan,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Waduk BP Batam Hajad mengungkapkan, volume di beberapa waduk Kota Batam telah mengalami peningkatan. Akibat hujan beberapa waktu belakangan ini.

Seperti di waduk Sungai Harapan yang mengalami peningkatan hingga 9 cm. Sementara untuk waduk Duriangkang hanya mengalami peningkatan sebesar 2 cm.

“Untuk peningkatan air karena hujan tidak terlalu signifikan dalam pengukuran dua hari lalu. Karena untuk pengguna air di Kota Batam saat ini cukup mengalami peningkatan,” sebut Hajad.

Beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan penggunaan air adalah banyak masyarakat yang saat ini memilih tinggal di dalam rumah. “Tetapi peningkatan penggunaan air memang tidak signifikan dan bervariasi,” tutupnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.