Corner Kick (22); Mencoba untuk Bangkit dari Keterpurukan

Oleh Guntur Marchista Sunan

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Tak disangka sama sekali, ekspektasi saya begitu tinggi. Semua proyeksi sudah saya susun. Penuh percaya diri. Boleh dibilang over confidence.

Namun apa daya, pandemi menghancurkan segalanya. Semua terpuruk. Saya juga ambruk. Tak mampu berbuat banyak. Sampai-sampai sudah berbulan-bulan lamanya saya tidak menulis. Corner Kick pun vakum. Edisi terakhir adalah Corner Kick (21) yang terbit pada 4 Agustus 2020. Setelah itu, tak ada karya.

Saya mencoba menulis. Mumpung ada kesempatan. Namun tidak bisa menjanjikan apakah edisi berikutnya masih bisa menulis rutin. Mudah-mudahan sih bisa. Karena aktivitas saya begitu padat saat ini. Tidak seperti sebelumnya. Karena sekarang harus bekerja keras. Tapi, tetap akan saya usahakan.

Vakum bukan berarti malas menulis. Namun kondisi yang tidak memungkinkan. Mencoba bangkit dari keterpurukan. Berbulan-bulan lamanya berusaha, belum juga berhasil. Fokus kerja, kerja, kerja. Meskipun sampai detik ini pun juga belum membuahkan hasil. Sudah jatuh bangun pula.

Semua daya dan upaya sudah saya lakukan untuk mencoba bangkit. Banyak rintangan. Banyak cobaan. Benar-benar berat. Semua pekerjaan saya lakoni. Kasar dan halus saya kerjakan. Hanya untuk bertahan hidup. Itupun masih dalam rangka berjuang menghidupi diri sendiri dan keluarga.

Jika dulu kita bisa membuat proyeksi untuk tahun ini, tahun depan, atau bahkan sampai lima tahun mendatang. Kini segalanya berubah. Proyeksi yang kita susun adalah hari ini makan, besok makan, lusa makan, minggu depan makan apa. Begitu terus. Entah sampai kapan.

Namun saya merasa, bukan hanya saya yang terdampak. Banyak relasi dan kolega saya bernasib sama. Pandemi yang terus berlanjut memberikan ketidakpastian. Bisnis dan usaha begitu berat. Tapi, mau tidak mau harus dijalani. Harus mampu bertahan di tengah kondisi seperti ini.

- ADVERTISEMENT -

Setidaknya, kita sudah berusaha. Semua upaya sudah kita lakukan. Saya pun demikian. Pilihan saat ini adalah bertahan. Bagaimanapun caranya harus bertahan, sembari berharap adanya perubahan. Ingin segera pandemi berakhir, sehingga semua aktivitas kembali normal.

Vaksin yang dijanjikan pemerintah tentu menjadi kabar baik. Perkara efektif atau tidak, setidaknya memberi semangat baru. Optimisme baru. Memberikan tenaga ekstra untuk berusaha. Artinya pemerintah juga sudah berupaya. Mencoba mencari solusi keluar dari krisis.

Kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) setidaknya memberikan angin segar. Peredaran uang diharapkan masif. Mulai dari pemesanan atribut kampanye, konsumsi, mobilitas orang, hingga transaksi lainnya. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kita berharap. Saya pun juga berharap. Kenduri demokrasi menjadi awal tumbuhnya ekonomi. Kita sama-sama tahu. Kendati masih minus, namun perekonomian mengalami perbaikan. Pada triwulan III 2020, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar -3,49 persen (YoY); membaik dari triwulan sebelumnya yang sebesar -5,32 persen (YoY).

Bahkan, sempat terbesit pemikiran tidak populis dalam otak saya. Khusus pesta demokrasi kali ini, legalkan segala cara. Biarkan para kandidat melakukan politik uang. Agar uang segera beredar di masyarakat. Sehingga aktivitas jual-beli bisa terjadi. Tidak vakum. Hehehehehehehehe

Kenapa saya berpikiran demikian, toh meskipun dicegah tetap saja terjadi. Daripada kucing-kucingan, mendingan terang-terangan. Biar ekonomi segera pulih. Biar meskipun masih pandemi, peredaran uang kembali berjalan. Biar ada yang dibelanjakan. Tidak menahan uang.

Atau biarkan saja para kandidat membelanjakan anggarannya untuk beriklan sebanyak-banyaknya. Jangan lagi menahan transaksi dengan beragam regulasi. Biarkan dulu ekonomi pulih. Baru dibenahi lagi. Baru kita taubat serentak. Mencoba memperbaiki kesalahan.

Ya, ya, ya. Itu hanya guyonan untuk menghibur diri. Baik untuk saya maupun kita semua yang terdampak Covid-19. Meskipun lagi susah, setidaknya kita bisa happy. Setidaknya kita terus berusaha. Terus berupaya untuk mencoba bangkit dari keterpurukan. (***)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.