Cegah Covid-19, Polresta Balikpapan Minta Masyarakat Taati Edaran Pengetatan Protokol Kesehatan

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi menyatakan, pihaknya mendukung upaya pengetatan penegakan protokol kesehatan serta kegiatan masyarakat menjelang akhir tahun yang dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan.

Menurutnya, hal ini bertujuan untuk menekan kasus Covid-19 yang mengalami kenaikan sejak awal Desember. Apalagi, lanjut dia, akan ada dua momen penting, yakni Natal dan Tahun Baru.

Ia pun mengajak agar semua pihak untuk turut serta mematuhi tiga surat edaran yang telah dikeluarkan Wali Kota Balikpapan untuk penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan akad/pemberkatan nikah dan resepsi, penutupan sementara tempat wisata, jasa hiburan dan fasilitas umum saat Natal dan Tahun Baru, serta pengetatan protokol kesehatan pada pelaku usaha rumah makan, restoran, kafe, angkringan dan PKL/lapak jalanan.

“Kebijakan ini merupakan kebijakan nasional yang ditindaklanjuti provinsi hingga ke daerah. Tujuan kebijakan ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dari Covid-19. Jadi sangat rasional dan implementatif untuk kita semua,” ungkapnya.

Di sisi lain, menjelang akhir tahun aparat Polri akan kembali melaksanakan Operasi Lilin yang bertujuan mengamankan pelaksanaan kegiatan masyarakat dalam rangka Natal dan Tahun Baru.

“Sampai Natal dan Tahun Baru juga, kami Polri dari tingkat atas sampai ke bawah tidak mengeluarkan izin keramaian,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi sekaligus ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan memaparkan, Kamis (17/12/2020) terdapat penambahan 38 kasus terkonfirmasi positif, 37 selesai isolasi, dan satu kasus meninggal dunia.

“Dari 38 kasus positif ini, ada dua kasus yaitu satu perempuan dan laki-laki yang merupakan anggota PPK (panitia pemilihan kecamatan) dan PPS (panitia pemungutan suara). Keduanya merasakan gejala sejak tanggal 10, atau sehari setelah pilkada (pemilihan kepala daerah). Kita masih mengecek apakah ini karena Pilkada atau lainnya. Sebab, saat rapid test massal keduanya non reaktif,” ungkap Rizal. (***)

 

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.