Cegah Corona, ABK Pencuri Ikan Asal Vietnam Diperiksa Kesehatannya

KKP Terapkan Protokol Pencegahan Penyebaran Virus dalam Penegakan Hukum

INTREN.ID, JAKARTA – Protokol penanganan virus corona baru (Covid-19) dilakukan di berbagai tempat dan kesempatan. Termasuk dalam upaya penegakan hukum terhadap pencurian ikan di wilayah laut Indonesia, sebagaimana yang diterapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Tb Haeru Rahayu mengatakan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan dalam penanganan anak buah kapal (ABK) pencuri ikan yang ditangkap di kawasan perairan nasional. Sebanyak 22 ABK berkewarganegaraan Vietnam yang ditangkap di Laut Natuna Utara menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Batam pada Jumat (10/4/2020).

“Kami berpedoman protokol pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah. Kami telah bekerja sama Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Batam untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 22 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam,” sebut Haeru, Sabtu (11/4/2020).

Pemeriksaan kesehatan ini penting dilakukan sebagai upaya pencegahan. Juga prinsip kehati-hatian agar proses penegakan hukum oleh KKP tidak membawa implikasi dan permasalahan baru terkait penyebaran Covid-19.

- ADVERTISEMENT -

Haeru bertutur, ada dua hal yang penting kenapa harus dilakukan pemeriksaan kesehatan tersebut. Pertama, memastikan tidak ada resiko terkait penyebaran Covid-19 dalam proses penegakan hukum yang akan dilakukan oleh PPNS Perikanan.

“Kami harus menjamin dan melindungi aparat kami yang bertugas,” tegasnya.

Hal penting kedua sebagai coastal state. Dalam hal ini KKP kita tidak mengabaikan isu pandemi Covid-19, termasuk terhadap para pelaku illegal fishing. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.