Capai 800 Kasus, Begini Perkembangan Virus Corona di Kota Batam

INTREN.ID, BATAM – Grafik perkembangan kasus virus corona baru (Covid-19) di Kota Batam terus mengalami peningkatan. Terbaru, Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali merilis adanya penambahan 27 kasus dari tenaga kesehatan (Nakes), aparatur sipil negara (ASN), ibu rumah tangga (IRT), hingga pelajar.

Tercatat pada Ahad (6/9/2020) jumlah kasus positif di Kota Batam telah mencapai 800. Dengan kematian mencapai 4,75 persen (34 kasus). Sementara jumlah kesembuhan mencapai 53,6 persen (429 kasus).

Untuk pasien yang masih menjalani perawatan ada sebanyak 42,1 persen (337 kasus) yang tersebar di beberapa rumah sakit. Seperti RSBP Batam, RSUD Embung Fatimah, RS Elisabeth dan RSKI covid-19 Galang Batam.

Dengan jumlah tersebut, delapan kecamatan di Kota Batam masih berstatus zona merah. Antara lain Kecamatan Batam Kota, Nongsa, Bengkong, Lubuk Baja, Sei Beduk, Sagulung, Batu Aji dan Sekupang. Sementara kecamatan Batu Ampar telah berzona merah muda dengan jumlah kasus sebanyak 12 pasien yang masih dirawat.

Untuk kecamatan di wilayah Hinterland, Kecamatan Bulang telah masuk zona kuning dengan satu kasus. Kemudian Kecamatan Galang dan Belakang Padang masih bertahan dengan zona hijau.

Menyikapi hal tersebut, Pemko Batam telah mengeluarkan peraturan wali kota (Perwako) Nomor 49 Tahun 2020 yang mengatur tentang kedisiplinan penerapan protokol kesehatan serta ancaman denda bagi si pelanggar.

Tim yang berisikan TNI-Polri, Satpol PP, unsur pimpinan kecamatan, Inspektorat Batam, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Batam, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Batam, dan Diskominfo Batam rutin melakukan sosialisasi perwako sebelum sanksi diberlakukan.

“Bagi warga yang tetap abai protokol kesehatan tersebut akan ada sanksi jika tahapan sosialisasi tersebut selesai,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam Azril. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.