BPBD Bontang Jaga Ketat 11 Pasien yang Dikarantina

Berlokasi di Hotel Grand Mutiara, Pemkot Tanggung Semua Kebutuhan

INTREN.ID, BONTANG – Sebanyak 11 warga dikarantina di Hotel Grand Mutiara di Jalan Arief Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat. Mereka merupakan anggota keluarga atau orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien positif virus corona baru (Covid-19), Orang Tanpa Gejala (OTG), maupun Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Tak ingin kecolongan, Hotel Eks Oak Tree itu pun dijaga ketat puluhan petugas keamanan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang. Mereka bertugas menjaga pintu masuk hotel agar orang yang tidak berkepentingan tidak dapat masuk.

Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Ahmad Yani menjelaskan, kebutuhan hidup 11 pasien ini selama karantina ditanggung penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Mulai dari segala akomodasi seperti makan dan penginapan. Tujuannya menjaga pasien karantina agar tidak kontak dengan orang lain sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selama karantina ini, yang diperkenankan mendapatkan akses hanya tim medis. Apabila keluarga hendak membawakan barang untuk pasien, maka harus dititipkan oleh petugas jaga. Nanti petugas jaga yang akan memberikan ke petugas medis untuk disampaikan ke pasien tersebut.

- ADVERTISEMENT -

“Batas-batas masuk juga telah kami atur. Kalau ada yang memaksa masuk, petugas kami pasti akan langsung bergerak,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot memutuskan untuk memakai Hotal Grand Mutiara sebagai lokasi karantina. Ini dikarenakan lokasi sebelumnya yakni Rusunawa Guntung terlalu dekat dengan warga dan aksesnya jauh dari RSUD Taman Husada sebagai rumah sakit rujukan.

Di hotel ini pun dinilai juga lebih siap dan efektif baik bagi pasien yang dikarantina, maupun bagi petugas medis. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.