Bontang Diguyur Rp 2,2 M untuk PAUD dan Pendidikan Kesetaraan

INTREN.ID, BONTANG – Tahun ini, Bontang kembali mendapat kucuran dana sebesar Rp 2.261.700.000 dari pemerintah pusat. Yaitu melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Kesetaraan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat menggelar soft launching melalui video conference yang difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Rabu (13/5/2020) lalu.

Neni menjelaskan, BOP kali ini merupakan tahap pertama mencakup 7.539 peserta didik. Dengan rincian Taman Kanak-Kanak (TK) sebanyak 52 lembaga, Kelompok Bermain (KB) sebanyak 34 lembaga, Taman Penitipan Anak (TPA) sebanyak 17 lembaga, dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) sebanyak 36 lembaga.

Untuk BOP Kesetaraan, ini merupakan tahun kedua diterima sejak 2019 lalu. Sedangkan DAK nonfisik BOP PAUD, merupakan tahun kelima dilaksanakan oleh Pemkot Bontang sejak 2016 lalu. Pemanfaatan BOP PAUD dan BOP Kesetaraan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 13/2020 dan nomor 20/2020.

“Penetapan BOP Kesetaraan tahap satu di 2020 ini yakni sebesar Rp 781.400.000. Meliputi 962 peserta didik yang terdiri dari program paket A, B, C dengan 15 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB),” paparnya.

Kata Neni, pemberian BOP PAUD dan BOP Kesetaraan ini bertujuan membantu penyediaan biaya operasional nonpersonalia bagi peserta didik. Yang diberikan kepada satuan pendidikan penyelenggaraan PAUD atau Pendidikan Kesetaraan serta meringankan beban pendidikan bagi masyarakat dalam mengikuti layanan PAUD.

“Untuk itu kami berharap dana ini nantinya dapat dilaksanakan dengan memegang prinsip efisien, efektif, transparan, adil, dan akuntabel. Sehingga kepatutan manfaat secara nyata dapat dirasakan dan berdaya guna bagi satuan pendidikan yang menyelenggarakan kegiatan pembelajaran, pendukung maupun kegiatan lainnya,” harapnya.

Selain itu, tambah Neni, pemanfaatan dana BOP PAUD dan BOP Kesetaraan ini juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan peserta didik dan mengakomodasi kegiatan pembelajaran dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. Seperti pembelian pulsa atau paket data bagi pendidik dan peserta didik, dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumah secara online atau daring.

Bisa pula dimanfaatkan untuk pembiayaan honor pendidik, pembelian cairan pembersih tangan dan pembasmi kuman, masker, serta penunjang kebersihan lainnya. “Setiap anak akan dapat Rp 600 ribu per tahun yang pembagiannya dibagi menjadi dua tahap,” tukasnya. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.