Bontang Catat Penambahan Puluhan Orang Berstatus Monitoring Corona

INTREN.ID, BONTANG – Memasuki H+3 Idulfitri 1441 Hijriah, Tim Gugus Percepatan dan Penanganan Covid-19 Bontang kembali merilis perkembangan terkini kasus di Kota Taman. Terjadi penambahan signifikan terhadap orang yang patut untuk di-monitoring terkait virus corona baru (Covid-19).

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang dr Bahauddin dalam keterangannya menyebut, tidak terdapat penambahan kasus. Baik orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) maupun terkonfirmasi positif. Yang ada hanyalah penambahan orang dengan status monitoring.

“Terjadi peningkatan status monitoring sebanyak 75 orang. Sampai 26 Mei 2020, jumlahnya sebanyak 1.114 orang. Tersebar di seluruh wilayah Bontang,” kata Bahauddin, Selasa (26/5/2020).

Selain melaporkan data perkembangan Covid di Bontang, Bahauddin juga mengingatkan masyarakat Bontang bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Kata dia, perlu waktu dan proses yang panjang hingga bisa dinyatakan bebas dari pandemi ini.

Mengutip pernyataan Presiden RI terkait wacana new normal atau tatanan kehidupan baru, Bahauddin menegaskan bahwa situasi sekarang ini masih belum normal. Seluruh dunia pun telah setuju dan mengakui bahwa situasi ini tidak akan sama seperti dahulu kala.

- ADVERTISEMENT -

Oleh karena itu diperlukan cara pandang dan perilaku baru sebagai bagian dari adaptasi pasca Covid-19. Dalam hal ini masyarakat harus mulai membiasakan hidup normal baru dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan seperti cuci tangan pakai sabun, jaga jarak fisik, pakai masker dan menghindari kerumunan. Serta mulai produktif kembali namun tetap aman dari Covid-19.

“Keluarga diharapkan bisa menjadi basis perubahan perilaku secara mendasar. Melindungi keluarga sendiri sehingga bisa melindungi keluarga, orang lain, dan bangsa Indonesia,” tandasnya. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.