BMI Sampaikan Dukungan Penuh untuk Pengabdian SBY Setelah Tak Lagi Jadi Presiden

INTREN.ID, JAKARTA – Setelah purnatugas sebagai Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) banyak menjalankan aktivitas yang mengundang simpati publik. Terbukti dari sekian penghargaan internasional yang didapatnya.

Kini SBY nampak fokus membina klub voli yang didirikannya akhir 2019 lalu. Selain itu, SBY juga sedang membangun sebuah musium di Pacitan. Musium dan Galeri Seni yang sekarang mulai dibangun itu, merupakan wujud cinta kepada almarhum isterinya, Ani Yudhoyono.

Wakil Sekjen sayap Partai Demokrat, Bintang Muda Indonesia (BMI) Aditya Utama menyebut, apa yang dilakukan SBY merupakan bentuk keteladanan yang harus juga kita contoh dan dukung secara penuh.

“Pak SBY adalah figur yang menjadi pemersatu bangsa, beliau perlu terus tampil bukan semata sebagai tokoh Demokrat. Namun juga menjadi peneduh hati rakyat, pemersatu antar elemen. Beliau merupakan pemimpin yang menjadi inspirasi kader BMI untuk terus bergerak memperjuangkan cita-cita negeri ini,” ujar Aditya.

Selain itu, BMI juga melihat SBY banyak dicintai rakyat bukan hanya karena dedikasinya di bidang sosial budaya. Tetapi juga pemikiran SBY melalui karya-karya bukunya makin memperlihatkan sesosok SBY sebagai pemikir dan pemimpin jenius dan layak menjadi cerminan pemimpin hari ini dan esok.

- ADVERTISEMENT -

“Betapa pemimpin bangsa seperti SBY sangat kita rindukan untuk selalu memberikan pesan kebangkitan kepada kita semua,” tambah Aditya.

Dia menyebut, hari ini masyarakat rindu pemimpin yang mampu memberi pengaruh di forum-forum internasional. Figur seperti SBY teruji mampu merekatkan bangsa indonesia melaui Partai Demokrat.

Terbukti Partai Demokrat besar di daerah yang memiliki basis konstituen beragam seperti, Sumatra Barat, Aceh, maupun Papua dan SBY merupakan simbol perekat di antara semua itu.

BMI, menurut Aditya, memiliki tanggung jawab dan kesadaran tentang pentingnya menjaga pemikiran-pemikiran SBY. Utamanya di kalangan elite dalam menjaga persatuan dan kesejahteraan rakyat.

“SBY adalah Bapak Bangsa yang telah membangun pondasi kokoh selama 10 tahun. Cita-cita besar SBY, perlu dilanjutkan dengan kebersamaan kader-kader bangsa yang memiliki dua hal, pertama yang cinta negeri dan memiliki nafas perjuangan yang panjang. Serta paham betul pemikiran Pak SBY. Dan BMI memiliki dua syarat itu, Cinta negeri ini dengan nafas dan stamina juang yang panjang dan paham pemikiran SBY,” terangnya. (luk)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.