Bikin Suplai Air Batam Terganggu, ATB Putus Sambungan Ilegal di Bengkong

INTREN.ID, BATAM – PT Adhya Tirta Batam (ATB) terus berupaya memerangi praktik sambungan ilegal yang selama ini membuat suplai air kepada pelanggan tidak optimal. Terbaru, petugas gabungan ATB memutus sambungan ilegal di wilayah Bengkong Laut, Jumat (26//2020).

“Praktik sambungan ilegal seperti ini terus ditindak, ini komitmen ATB karena efeknya sangat mempengaruhi suplai ke pelanggan resmi,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Sabtu (27/6/2020).

Petugas menemukan dua titik sambungan ilegal yang dipasang di pipa distribusi ukuran 2 inci milik ATB. Masing-masing pipa yang digunakan untuk sambungan ilegal tersebut berukuran 1 inci dan ½ inci.

Panjang pipa sambungan ilegal diperkirakan mencapai 500 meter. Dari hasil penelusuran di lapangan diketahui, air dialirkan ke sejumlah warga sekitar pedagang pasar kaget yang berjualan di sepanjang jalan.

Tim yang menyisir akhirnya langsung memutus sambungan ilegal yang sengaja dipasang pada pipa distribusi milik perusahaan. Saat ini sambungan ilegal tersebut sudah ditutup permanen.

Lanjut Maria, praktik sambungan ilegal ini telah membawa dampak buruk bagi pelanggan ATB yang ada di wilayah Bengkong Laut dan sekitarnya. Pasalnya, tekanan air harusnya mengalir normal menjadi terganggu. Suplai air di tempat pelanggan jadi mengecil atau tak mengalir sama sekali.

“Pelanggan resmi di wilayah sekitar akan jadi terganggu. Tekanan air bisa melemah atau tak mengalir sama sekali, kondisi seperti ini tentu tidak diperbolehkan,” ungkap Maria.

Perilaku ini tentu menjadi ironi. Di satu sisi ATB berupaya mengelola air dengan efisien agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Batam. Namun di sisi lain masih ada pihak-pihak yang melakukan praktik sambungan ilegal yang mengganggu kuantitas dan kontinuitas suplai kepada pelanggan.

“Pengawasan sambungan ilegal ini akan terus dilakukan dan meminimalisiasi potensi kehilangan air,” ucap Maria.

Dia menegaskan bila praktik ilegal yang ditertibkan ATB di berbagai lokasi, akan diikuti penindakan terhadap oknum yang tak bertanggung jawab. “ATB sangat terbuka menerima informasi sekecil apapun terkait praktik sambungan ilegal yang ditemukan di lingkungan masyarakat,” kata Maria.

“Pelanggan bisa menyampaikan melalui Call Centre di 0778-467111 atau melalui layanan media sosial ATB facebook, Instagram apabila ada praktik-praktik pencurian air di masyarakat. Karena sama-sama kita ketahui sumber air di Pulau Batam sangat terbatas,” tutup Maria. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.