Bikin Sodetan untuk Saluran Sungai Baru, Cara Pemdes Suka Raja Selamatkan Warganya dari Banjir

INTREN.ID, PENAJAM – Kali di Dusun Semoga Jaya disodet lagi. 300-an meter. Pemerintah Desa (Pemdes) Suka Raja buat saluran sungai baru. Yang lama, ditimbun sebagian. Selanjutnya, bertahap.

Kepala Desa Suka Raja, Riski Maulana Perwira Atmaja memprioritaskan sodetan selesai sebelum akhir tahun. “Apapun caranya. Supaya tuntas. Persoalan banjir di wilayah ini harus segera teratasi,” ucapnya, Senin (1/11/2021) di lokasi pengerjaan.

Untuk itu, dibuatlah skema pekerjaan tiga tahap di tahun ini. Dia pun menginstruksikan jajaran pemerintahan sampai ke rukun tetangga (RT).

“Di lapangan harus clear semua. Warga yang dilintasi jalur sungai, semua dikumpulkan. Kalau ada yang menolak disodet, harus jelas, apa alasannya. Kalau masuk akal, lewati. Cukup normalisasi. Tapi utamakan sodet lurus. Biar laju air bisa maksimal ke hilir,” jelas alumnus Ilmu Pemerintahan Unmul angkatan 2003 ini.

Katanya, sodetan sungai tahap III ini, sedianya dilakukan bulan Oktober 2021. Namun, terkendala ekskavator. Baru di awal November dapat terealisasi.

Sebelumnya di tahap II Pemdes Suka Raja pakai ekskavator Unit Pelaksana Teknis Pekerjaan Umum (UPT PU) Kecamatan Sepaku, dengan pengajuan ke Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Selesai setelah pengerjaan jalur poros sampai batas RT 24 dan RT 25.

“Nah, tahap ketiga ini di wilayah yang banyak lekukan dan jembatannya. Arus air sungai lambat turun. Maka sering banjir di titik ini. Di halaman rumah Mas Wiwik (Dwi Indrianto, warga RT 25),” sebutnya.

Alternatifnya, disodet dan dibuatkan jalur sungai baru. Namun, harus memotong tebing. Setelahnya galian tanah dan pangkasan tebing, dibuang untuk menutup sungai lama di area tersebut.

Kepala Seksi Kesra Desa Suka Raja, Erwan Budi Susanto mengatakan, untuk tahap ini, Pemdes Suka Raja bermohon ke UPT PU Kecamatan Sepaku.

“Saya dan Pak Kades (Suka Raja) menemui kepala UPT PU, Pak Dedi (Dedi Sutartono). Bersurat, diskusi, kemudian di-oke-kan beliau,” tuturnya. Lantas, disetujui menggunakan ekskavator berikut dump truck-nya.

“Mudahan waktu pengerjaannya enggak lama,” tegasnya. Sebagai antisipasi, kata dia, pihaknya mengalokasikan bahan bakar minyak.

Kepala Dusun Semoga Jaya, Nurul Khofi ikut mengawal kegiatan ini. Juga jajaran TNI AD dari Koramil Sepaku, yakni Serda Suparto yang juga Babinsa Suka Raja, Serda Kusharyanto, dan Serka Sutisno, serta Ketua RT 25 Winandar.

Yenti, salah seorang warga menyambut baik hal ini. “Enggak apa-apa, bagus malah cepat dilanjutkan. Semoga dilancarkan semuanya,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Pemdes Suka Raja melakukan normalisasi sungai tahap pertama pada Februari 2021 menggunakan ekskavator amfibi melalui Dinas PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara. Pada waktu itu 3.500 meter, sampai tembus sungai besar dekat muara. Lalu tahap kedua menggunakan ekskavator PC 200 milik UPT PU Sepaku sepanjang 1.500 meter. 70 persen sodetan baru.

Selain mengatasi persoalan banjir tahunan di Dusun Semoga Jaya, hal ini juga dibutuhkan Pemdes Suka Raja agar dapat memangkas jumlah jembatan kayu yang ada di wilayah RT 25 tersebut. Jumlah jembatan ada tujuh di lokasi itu.

Dengan dibuatnya saluran sungai baru, dan ke depannya terus diupayakan penimbunan jalur sungai lama, nanti dapat memangkas setidaknya empat jembatan. Sehingga semenisasi dapat diteruskan sampai ujung, dan mengamankan area rawan warga terseret arus jika sungai meluap saat hujan lebat. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.