Bertambah Empat Ratus Lebih, Positif Corona Tembus Delapan Ribu

Penularan Sangat Mungkin Terjadi Selama Mudik

INTREN.ID, JAKARTA – Sempat mengalami penurunan, penambahan kasus baru positif virus corona baru (Covid-19) kembali mengalami pelonjakan. Jumlahnya malahan mencapai 436 orang pada Jumat (24/4/2020).

Alhasil, kini telah ada 8.211 pasien positif corona di Indonesia. Dari angka itu, 689 jiwa meninggal dunia, sementara pasien yang sembuh menjadi 1.002 orang.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menunjukkan ada penambahan 42 orang sembuh. Sementara penambahan pasien meninggal juga sebanyak 42 orang.

“Jumlah pasien dalam pengawasan sebanyak 18.301 orang dan orang dalam pemantauan sebanyak 197.951 orang,” sebut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

Dijelaskan, secara akumulatif pemerintah telah melakukan tes RT-PCR sebanyak 64.054 spesimen. Yang diambil dari 50.563 orang dengan memanfaatkan 45 laboratorium di seluruh Indonesia. Dari pemeriksaan tersebut sebanyak 8.211 orang positif Covid-19 dan 42.352 orang negatif.

Yurianto menekankan, penularan virus corona baru atau Covid-19 sangat mungkin terjadi selama di perjalanan mudik dari kota ke kampung halaman. Penularan bisa terjadi di tempat umum ataupun transportasi umum yang digunakan selama perjalanan ke kampung halaman.

Penularan tersebut bisa terjadi di kendaraan umum, saat berada di terminal, di rest area di jalan tol, dan toilet umum di sepanjang perjalanan. Malah bisa jadi pemudik itu sendiri yang membawa virus dengan tanpa gejala atau bergejala ringan seperti batuk ringan dan demam tidak terlalu tinggi.

“Hal itu sangat berpotensi menularkan virus pada keluarga di kampung halaman karena para pemudik berasal dari wilayah yang sudah terjangkit virus Covid-19,” terangnya.

Hal ini dikarenakan kita tidak pernah tahu siapa yang membawa virus. Banyak orang tanpa gangguan yang tidak bisa kita bedakan dengan mata biasa. Karenanya tidak bepergian dan tidak mudik menjadi kunci.

Bagi umat muslim yang sedang menjalani ibadah ramadhan, Yurianto mengajak untuk melaksakan ibadah di rumah bersama keluarga. Untuk menghindari penularan virus yang bisa terjadi di luar. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.