Berstatus Zona Kuning, Bontang Masih Belum Lepas dari ODP dan OTG Corona

INTREN.ID, BONTANG – Penularan virus corona baru (Covid-19) masih membayangi Bontang. Sekalipun 13 kasus positif terpapar Covid-19 di Bontang sudah dinyatakan sembuh. Ini lantaran masih ada Orang Dengan Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), dan kasus monitoring Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang dr Bahauddin memaparkan, per Ahad (14/6/2020), masih terdapat 7 pasien ODP. Enam di antaranya melakukan isolasi mandiri dan satu orang saat ini sedang dirawat di salah satu RS swasta di Kota Taman.

“Orang tersebut merupakan pelaku perjalanan dan hasil rapid tesnya menunjukkan reaktif,” ujarnya.

Adapun untuk kasus OTG saat ini masih ada lima pasien yang melakukan isolasi mandiri. Untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP) sudah tidak ada alias nihil. Yang masih terus mengalami peningkatan hingga saat ini adalah kasus monitoring. Jumlah per harinya bisa mencapai puluhan.

“Penambahan orang dalam status monitoring hari ini sebanyak 55 orang. Sehingga total status monitoring hingga saat ini adalah 1.644 orang. Tersebar di seluruh wilayah Bontang,” jelasnya.

Lebih lanjut Bahauddin memaparkan, berdasarkan klasifikasi yang dibuat oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat, saat ini Bontang termasuk kota berzona kuning. Definisi zona kuning merupakan wilayah dengan tingkat risiko rendah, bukan wilayah yang bebas Covid-19.

“Status ini tidak permanen, selalu akan berubah tergantung perkembangan kasus,” bebernya.

Zona kuning yang disandang Bontang saat ini bisa berubah menjadi merah dalam sekejap. Jika tidak ada upaya yang sungguh-sungguh dari semua pihak untuk patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Untuk itu perlunya partisipasi dan dukungan semua pihak agar Bontang ke depan bisa benar-benar berubah menjadi zona hijau alias zona aman oleh pemerintah pusat. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.