Berangkat dari Lubuk Hati, Berikut Clossing Statement Menyentuh Mahyunadi-Kinsu saat Debat Publik

INTREN.ID, SANGATTA – Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) telah usai. Digelar di ballroom Hotel Mercure Samarinda, Rabu (28/10/2020) malam, debat tersebut dipandu presenter, Nitia Anisa.

Ada yang menarik dalam debat publik yang juga disiarkan secara live streaming di intren channel tersebut. Salah satunya adalah clossing statement calon nomor urut satu, H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu. Ungkapan itu disampaikan tanpa perencanaan sama sekali.

β€œClossing statement yang saya sampaikan itu tanpa perencanaan. Tanpa teks. Tanpa perencanaan. Terucap dengan sendirinya. Karena berangkat dari lubuk hati saya dan H Lulu Kinsu yang paling dalam,” kata Mahyunadi, yang diamini H Kinsu usai debat publik.

Dalam pernyataan penutup tersebut, Mahyunadi-Kinsu secara bergantian menyampaikan cita-citanya. Bahkan sembari berangkulan, Mahyunadi-Kinsu menyampaikan clossing statement dengan nada yang santun.

Clossing statement dengan durasi waktu 2 menit itu dibuka oleh H Kinsu dan dilanjutkan oleh Mahyunadi. Berikut clossing statement Mahyunadi-Kinsu di acara debat publik.

Clossing Statement H Lulu Kinsu

Majunya kami di Kabupaten Kutai Timur menjadi calon bupati dan wakil bupati, tentunya kami diusung oleh enam partai dan 23 kursi di DPRD Kutai Timur dan tiga partai pendukung.

Tentunya semua ini merupakan hasil 60 persen representasi dari jumlah penduduk di Kabupaten Kutai Timur. Ini menjadi modal besar ketika kami diberikan amanah untuk memimpin Kutai Timur.

Tentunya menjadi modal besar, tidak ada lagi kami diperdebatkan oleh berbagai macam diskusi ketika program kami akan dilaksanakan.

Β 

Clossing Statement H Mahyunadi

Oleh karena itulah

Mimpi kami sebenarnya sederhana.

- ADVERTISEMENT -

Kami maju karena sebuah amanah.

Kami maju karena sebuah panggilan untuk memperbaiki Kutai Timur.

Kami punya mimpi yang sama.

Kami ingin melihat masyarakat Kutai Timur bangun pagi tersenyum, karena punya uang untuk belanja.

Kami ingin melihat masyarakat Kutai Timur, anak-anak pergi sekolah nyaman.

Kami ingin masyarakat Kutai Timur, listriknya menyala 24 jam. Seluruhnya.

Kami ingin masyarakat Kutai Timur, ingin mandi, air ngocor (mengalir) dari dinding.

Kami ingin masyarakat Kutai Timur, mau berliburan ada tempat wisata.

Untuk mewujudkan semua itu, kita harus melakukan perubahan yang komprehensif di Kutai Timur ini.

Kita tidak bisa berdiam diri, terlena dengan masa lalu.

Allah tidak mengubah nasib suatu kaum, kalau kaum itu tidak mengubahnya.

Oleh karena itulah, kami mohon doa restu pada masyarakat Kutai Timur. Mohon dukungan agar yang kami cita-citakan betul-betul bisa mewujudkan masyarakat Kabupaten Kutai Timur menjadi masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera, dan berdasarkan gotong-royong.

Terima kasih, salam perubahan. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.