Beragam Istilah Terkait Corona yang Wajib Anda Ketahui

INTREN.ID, JAKARTA – Sejak kemunculan wabah Covid-19 alias corona, muncul berbagai istilah yang kita dengar. Terkadang kita sulit membedakan beragam istilah yang muncul tersebut.

Biar enggak bingung, berikut penjelasan yang dirangkum intren.id dari berbagai sumber.

 

  1. Social Distancing

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), arti istilah “social distancing” atau “pembatasan sosial” adalah menghindari tempat umum, menjauhi keramaian, dan menjaga jarak optimal dua meter dari orang lain. Dengan adanya jarak, penyebaran penyakit ini diharapkan dapat berkurang.

 

  1. Isolasi

Istilah terkait corona ini merujuk pada tindakan untuk mencegah penularan dari orang yang sudah terpapar ke orang lain yang belum.

Isolasi adalah memisahkan orang yang sudah sakit dengan orang yang tidak sakit untuk mencegah penyebaran corona.

 

  1. Karantina

Karantina adalah memisahkan dan membatasi kegiatan orang yang sudah terpapar corona namun belum menunjukkan gejala.

Berbagai pakar menganjurkan untuk melakukan karantina di rumah selama setidaknya 14 hari. Selama karantina, dianjurkan tinggal di rumah sambil menjalani pola hidup bersih dan sehat, tidak bertemu orang lain, dan menjaga jarak setidaknya dua meter dari orang-orang yang tinggal serumah.

 

  1. Lockdown

Istilah ini berarti karantina wilayah. Yakni pembatasan pergerakan penduduk dalam suatu wilayah, termasuk menutup akses masuk dan keluar wilayah. Penutupan jalur keluar masuk serta pembatasan pergerakan penduduk ini dilakukan untuk mengurangi kontaminasi dan penyebaran penyakit corona.

 

- ADVERTISEMENT -

  1. Flattening The Curve

Biasa disebut pelandaian kurva merupakan istilah di bidang epidemiologi untuk upaya memperlambat penyebaran penyakit menular, sehingga fasilitas kesehatan memiliki sumber daya yang memadai bagi para penderita. Pelandaian kurva ini dapat dilakukan dengan social distancing, karantina, dan isolasi.

 

  1. Orang Dalam Pemantauan (ODP)

Pada PDP, sudah ada gejala demam maupun gangguan pernapasan. Terhadap PDP, dilakukan rawat inap terisolasi di rumah sakit, pemeriksaan laboratorium, dan pemantauan pada orang lain yang memiliki kontak erat dengan PDP tersebut.

 

  1. Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

Pada PDP, sudah ada gejala demam maupun gangguan pernapasan. Terhadap PDP, dilakukan rawat inap terisolasi di rumah sakit, pemeriksaan laboratorium, dan pemantauan pada orang lain yang memiliki kontak erat dengan PDP tersebut.

Jika kondisi ODP mengalami perburukan dan sudah memenuhi kriteria PDP atau hasil laboratoriumnya positif terinfeksi virus corona, maka ODP tersebut harus dibawa ke rumah sakit.

 

  1. Herd Immunity

Secara harfiah, istilah ini berarti kekebalan kelompok. Herd immunity terhadap suatu penyakit bisa dicapai dengan pemberian vaksin secara meluas atau bila sudah terbentuk kekebalan alami pada sebagian besar orang dalam suatu kelompok setelah mereka terpapar dan sembuh dari penyakit tersebut.

Di tengah pandemi corona, sebagian ahli percaya bahwa penularan corona akan menurun atau bahkan berhenti sama sekali bila sudah ada banyak orang yang sembuh dan menjadi kebal terhadap infeksi ini.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada vaksin untuk corona dan untuk menunggu hingga tercapai herd immunity secara alami pun sangat berisiko karena penyakit ini dapat berakibat fatal.

Pandemi corona memang mengkhawatirkan, namun kita dapat membantu meringkankan kondisi ini dengan melakukan perannya masing-masing. (***)

 

Penulis: dr Andi Marsa Nadhira

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.