Belasan Ribu Karyawan di Batam Terdampak Corona, 794 Orang Di-PHK

INTREN.ID, BATAM – Sejak pandemi virus corona baru (Covid-19) mulai memasuki wilayah Batam, banyak sektor mulai terkena dampak pendapatannya. Hal ini juga berimbas pada nasib para karyawannya.

Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam per Senin (18/5/2020) menyebutkan, ada sebanyak 15.360 karyawan yang terkena dampak penyebaran pandemi Covid-19 tersebut. Sebagaimana diungkapkan Kepala Disnaker Batam Rudi Sakyakirti.

Kata Rudi, ada sebanyak 9.124 karyawan yang mendapat pengurangan jam kerja. Ada pula sebanyak 2.385 karyawan yang telah dirumahkan, serta sebanyak 3.057 karyawan yang kini telah menjalani unpaid leaved atau cuti tidak dibayar.

“Jika karyawan yang telah di-PHK (pemutusan hubungan kerja, Red.) ada sebanyak 794 orang,” papar Rudi.

- ADVERTISEMENT -

Dia juga menyampaikan, telah ada sebanyak 13 perusahaan yang melakukan penutupan pekerjaan sementara. Serta 19 perusahaan yang melakukan penutupan hubungan kerja dan sebanyak 298 karyawan juga melakukan beberapa skema jam kerja akibat pandemi tersebut.

“Kalau yang paling terdampak ada di sektor pariwisata, hotel, tour, spa, restoran, dan juga ada di bidang manufakturing,” paparnya. Kata Rudi, data tersebut adalah data yang telah masuk dan terkumpul dari perusahaan dan yang melaporkan adanya perubahan melalui email resmi dari Disnaker Batam. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.