Belasan ODP Corona Masih Dikarantina di Rusun BP Batam

Dinkes Sudah Rumahkan 38 Orang yang Dinyatakan Sehat

INTREN.ID, BATAM – Sebanyak 15 Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona baru (Covid-19) masih berada dikarantina di Rumah Susun (Rusun) BP Batam Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, Kamis (26/3/2020). Semua ODP tersebut ditempatkan di Gedung B di bagian lantai dasar.

Para ODP sementara ini hanya beristirahat di dalam kamar masing-masing dan belum melakukan aktivitas di luar.

“Tapi direncanakan akan melakukan aktivitas senam di pagi dan sore hari, tapi baru akan dimulai besok (Jumat hari ini, Red.),” ucap Rahmat, petugas di bagian perawatan P3K yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) masker dan kacamata.

Diketahui, pada Rabu (25/3/2020) sebelumnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam telah merumahkan sebanyak 38 ODP. Mereka telah dinyatakan dalam keadaan sehat dan sudah melewati masa karantina.

Kata Rahmat, dari rombongan 38 ODP yang telah kembali ke rumah masing-masing, ada satu orang yang masih bertahan di lokasi karantina. Alasan ingin tetap menjalani hingga masa 14 hari ke depan.

Rahmat juga menyebut ada satu pasien yang sempat mengeluh sakit di bagian perut dan saat ini kondisinya tengah mengandung. “Langsung kami panggil dokter agar segera mendapatkan perawatan dan ternyata pasien mengalami diare,” sebut Rahmat.

Dijelaskan, dalam satu hari para ODP tersebut dilakukan satu kali pengecekan suhu tubuh yaitu pada siang hari. Sementara itu petugas pengamanan dari pihak Satpol-PP Sofa menyampaikan, kunjungan dari pihak keluarga hanya diperbolehkan hingga di pintu masuk saja.

“Lokasi ini menjadi batas aman para keluarga untuk berkunjung, yang mengikuti arahan dari Dinkes,” kata Sofa seraya menunjuk batas yang dimaksud.

Dari pantauan intren.id, penjagaan rusun dilakukan cukup ketat oleh Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam dan Satpol-PP.  Aktivitas para warga di Rusun BP Batam gedung A yang berjarak hanya beberapa meter saja, terlihat berjalan secara normal.

Di area pintu masuk juga terdapat spanduk yang menyatakan fasilitas tersebut ditutup sementara sesuai imbauan Wali Kota Batam Nomor 110 Tahun 2020 sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

 

 

 

 

Reporter: Agung Maputra

Get real time updates directly on you device, subscribe now.