Belasan Juta Nasabah KUR Dapat Penundaan Cicilan Utang

Kompensasi Pemerintah Mengurangi Dampak Sosial Ekonomi Wabah Corona

INTREN.ID, JAKARTA – Belasan juta nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) bakal mendapat penundaan pembayaran utang pokok dan bunga selama enam bulan. Penundaan ini sebagai kompensasi untuk mengurangi dampak sosial ekonomi dari pandemi virus corona baru (Covid-19).

“Kami memberikan untuk KUR sebanyak 11,9 juta UMKM termasuk 22 ribu TKI (Tenaga Kerja Indonesia, Red.) yang akan mendapatkan fasilitas penundaan pokok dan bunga dari KUR ini,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, Selasa (7/4/2020).

Penundaan bayar untuk nasabah KUR ini juga termasuk nasabah yang bergerak di sektor ketahanan pangan seperti pertanian. Total “outstanding” KUR hingga akhir Februari 2020, menurut data Kemenkeu sebesar Rp 165,06 triliun.

- ADVERTISEMENT -

Selain nasabah KUR, pemerintah akan memberikan penundaan bayar untuk angsuran pokok dan bunga terhadap nasabah Kredit Ultra Mikro (UMi).

“Jadi dari keseluruhan anggaran pemerintah ini betul-betul akan dibuat agar tidak ada rakyat yang tidak mendapatkan, dan kami akan terus perbaiki datanya sehingga seluruh program-program bantuan sosial dan bantuan ke UMKM betul-betul target bisa dipenuhi,” beber Sri.

Dijelaskan, bantuan dari pemerintah untuk KUR dan UMi ini merupakan beberapa dari kebijakan stimulus untuk dunia usaha yang dianggarkan di belanja tambahan APBN 2020 sebesar Rp 150 triliun. Total belanja tambahan di APBN 2020 untuk penanganan dampak Covid-19 adalah Rp 405,1 triliun. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.