Bea Cukai Jakarta Amankan 190 Handphone Ilegal, Ini Wajah Tersangka Berinisial PS

INTREN.ID, JAKARTA – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Jakarta berhasil mengungkap kasus peredaran barang ilegal. Kamis (23/7/2020) lalu mereka menyerahkan barang bukti dan tersangka ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur. Kabar itu terungkap melalui situs resmi,  akun Instagram, dan Fanpage Facebook Kanwil Bea Cukai Jakarta, Senin (27/7/2020).

“Bea Cukai secara konsisten terus melakukan pengawasan terhadap kegiatan peredaran barang-barang ilegal. Pada hari Kamis, tanggal 23 Juli 2020, Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jakarta telah melakukan Tahap II (Penyerahan Barang Bukti dan Tersangka) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas hasil penyidikan tindak pidana kepabeanan. Penyerahan barang bukti dan tersangka tersebut dilaksanakan atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang No. 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan,” demikian bunyi pernyataan itu.

Dalam keterangannya, tersangka berinisial PS telah diserahkan beserta barang bukti antara lain 190 handphone bekas berbagai merek dan uang tunai hasil penjualan sejumlah Rp 61.300.000.

“Selain itu, juga diserahkan harta kekayaan/penghasilan tersangka yang disita di tahap penyidikan, dan akan diperhitungkan sebagai jaminan pembayaran pidana denda dalam rangka pemulihan keuangan negara (Dhanapala Recovery) yang terdiri dari uang tunai senilai Rp 500.000.000, rumah senilai Rp 1,15 miliar, dan rekening bank senilai Rp 50.000.000,” tambah pernyataan itu lagi.

Penyerahan barang bukti dan tersangka tersebut, lanjut pernyataan itu, merupakan salah satu bentuk komitmen Bea Cukai untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal serta mengamankan penerimaan negara. Ke depannya, Kanwil Bea Cukai Jakarta akan terus berusaha melindungi industri dalam negeri sehingga penerimaan negara dapat optimal.

“Nah Sobat K’Jak, yuk lebih bijak dan berhati-hati dalam berbelanja meski diiming-imingi dengan harga yang murah. Jangan sampai Sobat membeli produk-produk yang ilegal ya. Karena berbelanja produk #legalitumudah kok,” tutup pernyataan itu. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.