Batam Terus Diguyur Hujan, Diklaim Keberhasilan Teknologi Modifikasi Cuaca

INTREN.ID, BATAM – Lebih dari sepekan terakhir Kota Batam terus diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi sejak pagi hari. Hal tersebut dinilai menjadi keberhasilan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang telah melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk meningkatkan tinggi muka air seluruh waduk di Kota Batam.

Koordinator Lapangan TMC Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca Posko Batam Budi Harsoyo mengatakan, hujan beberapa hari terkahir tersebut mampu menyelamatkan waduk yang hampir berhenti beroperasi akibat tidak tersedianya air baku.

“Berdasarkan data penakar rata-rata curah hujan selama 10 hari ini mencapai 122,3 mm. Dan membuat TMA di beberapa waduk menjadi lebih aman,” ucap Budi, Selasa (23/6/2020).

Untuk TMA di Waduk Sei Ladi kini naik mencapai 117 cm, Waduk Sei Harapan naik setinggi 61 cm, Waduk Muka Kuning naik 41 cm, kemudian Waduk Duriangkang naik 26 cm, dan Waduk Nongsa naik mencapai 21 cm. Operasi TMC yang dilakukan BPPT sendiri telah dimulai sejak 10 Juni lalu dan akan terus berjalan hingga 20 hari ke depan.

Berdasarkan hasil analisis data curah hujan Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM), dalam 10 hari penerapan TMC di kota Batam, telah menghasilkan volume hujan sebanyak 45,1 juta meterkubik.

Sementara itu Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasi Datin) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas l Hang Nadim Batam Suratman mengungkapkan, hujan yang terjadi di Kota Batam dan di wilayah Kepri lainnya disebabkan karena Kepri telah memasuki fase puncak musim penghujan pada periode ini.

“Untuk musim penghujan terjadi pada bulan Mei hingga Juni dan ini mencapai fase puncaknya. Dan baru akan terjadi lagi pada bulan Desember dan Januari mendatang,” ucap Suratman.

Dia menilai hasil dari TMC-BPPT yang telah dilakukan adalah meningkatnya intensitas hujan yang semula ringan bisa menjadi sedang atau lebat. “Selain itu TMC juga bisa memfokuskan titik jatuh hujan untuk diarahan ke area waduk seperti yang diharapkan,” ungkapnya.

Lanjut Suratman, untuk beberapa hari ke depan, wilayah Kepri masih akan diguyur hujan dengan intensitas yang sama. Hal ini diprediksi berlangsung hingga di akhir bulan. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.