Batam Masih Dipercaya Investor, Perusahaan Asing Mulai Buka Lowongan

INTREN.ID, BATAM – Seiring Kota Batam yang akan memasuki masa new normal, para investor makin percaya bahwa Batam merupakan tempat yang cocok untuk mengembangkan usahanya.

Hal tersebut, terbukti dengan beberapa perusahaan asing yang saat ini mulai merekrut karyawan baru. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan, sejak pandemi Covid-19 mulai menjangkit, tak sedikit perusahaan yang terpaksa melakukan efisiensi pengurangan karyawan.

“Tetapi, untuk saat ini telah banyak perusahaan yang membuka lowongan, terlebih di sektor manufaktur,” ucap Rudi.

Bahkan, dengan tutupnya perusahaan-perusahaan di Malaysia dan Filipina membuat beberapa perusahaan di Batam kebanjiran order. Karena produksi barang dialihkan ke Batam.

“Dengan adanya permintaan yang meningkat, otomatis membutuhkan karyawan untuk memenuhi permintaan tersebut,” ungkapnya.

Hal tersebut tentu menjadi harapan baru bagi karyawan yang sebelumnya telah dirumahkan atau terdampak Covid-19. Dari catatan Disnaker Batam, lebih dari 15 ribu karyawan yang terdampak Covid-19 hingga bulan Mei.

- ADVERTISEMENT -

Rudi juga berharap dengan adanya kepercayaan pelaku usaha terhadap Batam bisa mendorong pulihnya ekonomi Batam, meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir. Pihaknya juga terus mengingatkan kepada perusahaan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai imbauan dari pemerintah.

“Saya sudah beberapa kali turun langsung ke perusahaan-perusahaan. Alhamulillah protokol kesehatan sudah diterapkan dan kalau dilihat, perusahaan ini malah sebenarnya lebih ketat menerapkan protokol kesehatan itu,” harapnya.

Mulai dari masuk kantor, kemudian jaga jarak saat makan, pembagian shift termasuk jumlah orang di dalam ruangan juga sudah diatur dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan. Termasuk saat perekrutan karyawan baru, tidak hanya orangnya yang dibatasi tapi sistemnya juga sudah menggunakan online.

“Tidak ada penerimaan di Centre Community (CC), MPH, atau tempat keramaian lainnya. Tes seleksi masuk perusahaan juga dibatasi. Setiap kali tes paling banyak itu yang dipanggil mungkin sekitar 10 pelamar. Jadi tidak sekaligus semuanya,” tegasnya. (***)

 

Reporter: Agung Maputra

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.