Batam Kehabisan Logistik, Tak Bisa Lakukan Tes Swab Corona

Masih Menunggu Kedatangan Pesanan dan Bantuan dari Pemerintah

INTREN.ID, BATAM – Tim analisis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam tak bisa lagi melakukan pemeriksaan swab menggunakan alat berbasis reaksi rantai polimerase (PCR). Pasalnya mereka kehabisan media transfer virus (VTM) dan dacron yang digunakan untuk pemeriksaan terkait virus corona baru (Covid-19) itu.

Dacron merupakan alat yang memiliki bentuk seperti cotton bud. Cara kerjanya dimasukkan ke dua lubang yakni hidung dan tenggorokan. Kemudian dilakukan swab di dinding hidung diambil, lantas ditaruh di VTM dan dilanjutkan dipotong pada bagian ujungnya.

“Kalau tidak ada dacron dan VTM, di mana saja tidak bisa melakukan swab,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi, Ahad (26/4/2020).

Kata Didi, pemeriksaan Swab bisa dilanjutkan apabila ketersediaan dari VTM dan Dacron telah tersedia kembali. Mirisnya, kekosongan stok logistik tersebut telah terjadi selama satu pekan terakhir.

- ADVERTISEMENT -

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Batamtelah memesan barang tersebut yang diperkirakan sampai pada awal Mei 2020 mendatang. “Telah dipesan, tetapi pihak penyedia tidak janji waktu tibanya. Karena pesanan datang dari berbagai daerah,” ungkap Didi.

Selain itu akan ada bantuan dari pemerintah pusat sebanyak 4.000 pcs. Namun hingga saat ini barang tersebut belum juga tiba di Batam. Diketahui, Pemrov Kepri juga akan memberikan bantuan dalam jumlah yang cukup besar yang diperkirakan akan tiba pada pekan ini.

Informasi terkini, pasien corona di Batam kini bertambah yang merupakan anggota polri berinisial EPB (37). Pasien tersebut telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. “Ada hubungan erat dari pasien ASN Nomor 15 di Kota Batam,” sebut Didi. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.