Batam Kebut Tes Swab Corona, 154 Sampel Diperiksa Hari Ini

Pengambilan Lendir Dibagi Menjadi Lima Pool

INTREN.ID, BATAM – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam bergerak cepat. Sebanyak 154 sampel akan dilakukan pemeriksaan swab di Balai Teknik Kesahatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas 1 Batam, Kamis (30/4/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, ada tiga kategori yang akan melakukan swab pada hari ini. Di antaranya kontak primer dengan kasus, Rapid Diagnosis Test (RDT) dengan hasil reaktif, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Untuk total ada 154 orang  dari beberapa rumah sakit,” kata Didi.

Dia mengungkapkan, pengambilan sampel lendir dari hidung atau tenggorokan ini akan dibagi menjadi lima pool. Yaitu RS Awal Bros, RSUD Embung Fatimah, RS Elisabeth Batam Kota, RSBP Batam, dan RS Budi Kemuliaan.

Untuk di RS Awal Bros, total 28 orang yang merupakan hasil penelusuran di Puskesmas Tanjung Sengkuang, Kabil, Botania, Tanjunguncang, dan Seipanas.

“Untuk di RSUD Embung Fatimah ada 22 orang dari penelusuran Puskesmas Batuaji. Pengambilan sampel akan dibantu RS Graha Hermine dan RS Charis Medika,” sebut Didi.

Selanjutnya, pool di RS Elisabeth Batam Kota untuk sampel 45 orang hasil penelusuran Puskesmas Baloi Permai. Pengambilan sampelnya akan dibantu RS Bhayangkara, RS Keluarga Husada, dan RS Soedarsono Darmosoewito Kabil.

Sementara untuk di RSBP Batam, berasal dari Puskesmas Tiban Baru, Mentarau, dan Sekupang. Total 32 orang. “Nanti akan dibantu RS Casa Medika dan RS Mutiara Aini,” jelasnya.

- ADVERTISEMENT -

Dan terakhir, pool RS Budi Kemuliaan akan mengambil sampel swab dari 27 orang yang terdata di Puskesmas Seipancur, Tanjungbuntung, dan Kampung Jabi. Tim akan dibantu tenaga dari RS Harapan Bunda.

Sementara itu Plt BTKLPP kelas 1 Batam Ismail mengungkapkan, pihaknya akan terus berjuang melakukan pemeriksaan sampel swab melalui alat PCR. Hingga saat ini, tidak ada permasalahan berarti yang dihadapi oleh tim analisis dari BTKLPP Batam. Baik dalam jumlah anggota maupun kendaraan untuk di bidang peralatan.

“Alhamdulillah tidak ada kendala yang dihadapi. Insyaallah siap melakukan pemeriksaan atas sampel yang telah masuk,” ucap Ismail.

Sementara untuk persediaan logistik, Ismail tidak bisa memastikan secara pasti mampu bertahan hingga waktu berapa lama. Karena sampel yang masuk di setiap hari tidak bisa dipastikan jumlahnya.

“Untuk jumlah belum stabil. Sampel yang masuk kadang banyak, kadang sedikit,” ungkapnya.

BTKLPP Batam sendiri baru mendapatkan bantuan Logistik dari Pemprov Kepri sebanyak 500 tes, pada Selasa (27/4/2020) lalu. Dan juga baru mendapat logistik dari BNPB berupa Reagen PCR sebanyak 10 ribu dan Reagen Ekstraksi sebanyak 7.500 yang telah tiba di Batam pada Kamis (30/4/2020) pagi tadi. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.