Batam Dapat Tambahan Delapan Kasus Baru Positif Corona

Sudah Ada 137 PDP dan 1.664 ODP

INTREN.ID BATAM – Jumlah pasien positif virus corona baru (Covid-19) di Kota Batam bertambah. Data terbaru per Kamis (16/4/2020) malam, terdapat penambahan delapan pasien yang terdiri dari empat orang Laki-laki dan empat orang perempuan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam Didi Kusmarjadi dalam telekonferensi bersama rekan pers menyampaikan, hasil dari kedelapan pasien tambahan tersebut baru saja diterima dari tim analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

“Riwayat perjalanan dari masing-masing pasien, yang kini telah berstatus positif Covid-19 itu masuk dalam catatan Pemko Batam,” kata Didi.

Dijelaskan, pasien pertama dalam penambahan ini yaitu pasien bernomor 18, merupakan tenaga pengajar di salah satu sekolah di bilangan Batam Center. Menariknya pasien perempuan berinisial W (29) itu tidak pernah melakukan perjalanan ke luar Batam selama beberapa bulan terakhir.

“Tetapi, pasien tersebut pernah dirawat dalam satu ruangan bersama pasien positif Covid-19 nomor 04, di salah satu rumah sakit di kawasan Batam Center. Kini pasien telah dirujuk ke RSUD Embung Fatimah,” ungkap Didi.

Sementara tiga kasus selanjutnya yaitu nomor 19, 20 dan 21 merupakan seorang anggota polri, yang baru pulang dari Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri (Setukpa Lemdikpol) di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar). Sebelumnya tiga personel tersebut bersama empat rekan lainnya sempat menjalani isolasi di RS Bhayangkara sejak Jumat (10/4/2020) lalu.

Ketiga pasien tersebut baru dinyatakan positif terpapar virus covid-19 setelah hasil swab keluar pada Kamis. “Dari hasil swab, tiga positif Covid-19, sementara empat lainnya negatif. Ketiga personel tersebut kini telah dirujuk ke RS Khusus covid-19 di Galang,” ungkap Didi.

Untuk kasus nomor 22 berinisial LPP (48), nomor 24 berinisial TS (52) dan nomor 25 berinisial EM (56), merupakan ASN yang terpapar dari klaster kantor. Kata Didi, ketiga pasien batu tersebut adalah perempuan yang terpapar dari pasien nomor 08, yang merupakan klaster penyebaran terbesar di Batam.

Pasien Nomor 22 dan 24 telah dirujuk ke RSUD Embung Fatimah. Sementara pasien nomor 25 dirujuk ke RSBP Batam.

Pasien berikutnya pasien nomor 23 berinisial I (52) juga merupakan seorang ASN di bagian instansi vertikal kesehatan. Pasien Nomor 23 ini memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta pada pertengahan Maret lalu.

- ADVERTISEMENT -

“Pada awal April lalu, yang bersangkutan menjalani rapid test sebanyak dua kali dengan hasil reaktif dan akhirnya menjalankan swab, dengan hasil Positif Covid-19,” sebut Didi.

Meskipun positif Covid-19, pasien dengan nomor 23 tersebut hanya menjalani isolasi secara mandiri di rumah dinasnya. Hingga saat ini, yang bersangkutan masih dalam keadaan stabil dan tidak menunjukkan gejala apapun.

Untuk kasus pasien berikutnya yaitu pasien nomor 26 terbilang cukup unik. Pasien berinisial LM (37) tersebut merupakan seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang baru pulang dari Negara Singapura.

Kepulangan pasien nomor 26 telah berlangsung pada 20 Januari 2020 lalu dan tidak pernah merasa gejala apapun. Namun pada tanggal 10 April 2020, pasien tersebut mulai merasakan demam, batuk hingga sesak nafas. Sehingga harus dilarikan di RS swasta di bilangan Batam Center.

“Dia (pasien 26) telah melakukan rapid test dengan hasil Reaktif, serta swab dengan hasil Positif Covid-19. Hingga saat ini pasien masih dirawat di RS swasta tersebut dan kondisinya kian stabil,” ungkap Didi.

Dari data data rilis yang telah dikeluarkan dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, ada sebanyak 137 pasien dalam pengawasan (PDP). Sebanyak 44 di antaranya sedang menjalani perawatan sementara 93 orang selesai perawatan.

Keseluruhan PDP tersebut telah diperiksa menggunakan swab dengan hasil 26 PDP positif covid-19, 55 PDP negatif sementara 56 lainnya masih dalam proses.

Sayangnya, ada sebanyak 15 PDP yang meninggal dunia. Sembilan PDP meninggal dengan penyakit penyerta, satu PDP meninggal dengan status reaktif Covid-19, sementara lima lainnya meninggal dengan status Positif Covid-19.

Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada sebanyak 1.664 orang. Sebanyak 1190 ODP telah selesai menjalani pemantauan, sementara 474 ODP masih dalam tahap pemantauan. Ada sebanyak 120 ODP byang menjalani pemeriksaan dengan hasil 105 ODP dinyatakan negatif, sementara 11 ODP masih dalam proses. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.