Banjir Rob Ancam Kawasan Pesisir Kaltim, Safaruddin Imbau Masyarakat untuk Meningkatkan Kewaspadaan

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya banjir rob setinggi 2,8 meter. Berdasarkan perkiraan pasang surut air laut di Kota Balikpapan periode 21- 31 Mei 2022, pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 31 Mei 2022. Adapun wilayah yang terdampak adalah kawasan pesisir Balikpapan Timur.

Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Irjen Pol (Purn) Drs H Safaruddin mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan. Di mana, potensi banjir rob secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, antara lain bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman, kegiatan tambak, dan perikanan darat.

“Imbauan dari BMKG harus ditindaklanjuti. Saya minta masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan. Beraktivitas boleh, namun tetap mengutamakan keselamatan,” kata anggota Komisi III DPR RI yang membidangi persoalan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu mengajak masyarakat untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari banjir rob. Hal ini dinilai penting demi mencegah adanya korban. Mengingat fenomena pasang ini mendapat atensi dari BMKG.

“Harus saling mengingatkan. Meskipun menjalankan aktivitas sehari-harinya, namun tetap harus mengutamakan keselamatan. Jika kondisi tidak memungkinkan, lebih baik menunda aktivitasnya beberapa saat. Sampai situasinya benar-benar normal,” kata Kapolda Kaltim 2015-2018 itu.

Seperti diketahui, selain banjir rob mencapai 2,8 meter, juga diprediksi terjadinya surut terendah dengan ketinggian 0,3 meter di hari yang sama. Selain pesisir Balikpapan Timur, pasang tinggi juga terjadi di muara Sungai Mahakam. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.