Balikpapan Masuki Libur Panjang, Wali Kota Imbau Tak Melakukan Perjalanan dan Menghindari Kerumunan

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Berkenaan dengan libur nasional memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilanjutkan libur akhir pekan 31 Oktober sampai 1 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat agar sedapat mungkin menghindari melakukan perjalanan dan tetap berkumpul bersama keluarga.

“Diharapkan masyarakat dapat memahami karena ini untuk mencegah penularan Covid-19 di Balikpapan,” kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi sekaligus ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan dalam jumpa pers hari ini (22/10/2020).

Selanjutnya, bagi masyarakat yang melaksanakan liburan di luar rumah, masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol kesehatan sebelum dan sesudah aktivitas. Juga meningkatkan kewaspadaan, keamanaan diri dan keluarga serta lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Untuk yang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad diharapkan melaksanakan dengan protokol kesehatan. Peserta maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan, dalam menyediakan makanan hendaknya menggunakan kemasan untuk dibawa pulang, jika digelar pada malam hari diharapkan sebelum pukul 22.00 Wita sudah selesai,” ujarnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 setelah libur panjang, maka dua fasilitas umum, yakni Lapangan Merdeka dan jalan utama Perumahan Grand City Balikpapan ditutup sementara pada 31 Oktober-1 November. Umumnya dua lokasi ini menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan aktivitas saat libur.

- ADVERTISEMENT -

Di tempat yang sama, Kepala Satpol PP Balikpapan, Zulkifli mengatakan, dengan adanya momen libur panjang akhir Oktober ini, maka relaksasi tempat hiburan masyarakat akan dilakukan paling cepat awal November 2020.

“Seperti diungkapkan Pak Wali Kota, kita berikan kesempatan kepada pengelola untuk bersiap dan menata pelaksanaan protokol kesehatan. Karena usaha mereka sudah delapan bulan lebih tidak ada kegiatan,” kata Zulkifli.

Sementara itu, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan Kamis (22/10/2020) terdapat penambahan 22 terkonfirmasi positif, 33 selesai isolasi mandiri, dan satu kasus positif meninggal dunia.

Perlu menjadi perhatian karena dari jumlah terkonfirmasi positif hari ini terdapat satu dokter di Puskesmas Sepinggan. Dengan adanya kasus tersebut, maka pelayanan di Puskesmas tersebut ditutup sementara selama dua hari ke depan. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.