Aturan Baru, Tidak Semua Kasus Positif Corona Harus Dirawat di Rumah Sakit

INTREN.ID, BONTANG – Kini tidak semua pasien positif virus corona (Covid-19) mesti dirawat di rumah sakit. Sebagaimana dalam bab V manajemen klinis pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 revisi ke-5 yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI per 13 Juli 2020.

Selain mengatur tentang masa selesai isolasi yang tidak harus menunggu hasil swab negatif Covid-19 sebanyak dua kali,  diatur pula bahwa saat ini tidak semua kasus konfirmasi positif harus dirawat di rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang dr Bahauddin mengatakan, isolasi pada kasus konfirmasi positif dapat dilakukan mandiri di rumah, maupun fasilitas yang disediakan seperti rumah sakit mupun rumah isolasi khusus.

Keputusan dirawat ataukah isolasi mandiri kata dia, menjadi wewenang dokter penanggung jawab sesuai hasil pemeriksaan, kondisi pasien, dan hasil assessment tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Bontang.

Selain itu, kata dia, pada pedoman yang baru juga diatur terkait masa isolasi. Pada kasus konfirmasi positif tanpa gejala (asimtomatis), dilakukan isolasi selama 10 hari terhitung sejak pengambilan spesimen terkonfimasi.

Sedangkan kasus konfirmasi positif dengan gejala (simtomatis), harus mendapatkan hasil pemeriksaan tindak lanjut RT-PCR 1 kali negatif, dengan ditambah minimal 3 hari setelah tidak lagi menunjukkan gejala demam dan gangguan pernapasan. “Namun masa isolasi ini bisa diperpanjang,” terangnya.

Selama masa isolasi mandiri kata Bahauddin, pasien wajib mendisiplinkan diri. Dirinya juga mengimbau warga sekitar rumah pasien positif yang melakukan isolasi mandiri di rumah untuk membantu mengawasi dan memberikan dukungan melalui ponsel. Serta mendoakan kasus atau keluarga yang sedang isolasi agar bisa menyelesaikan masa isolasi hingga dinyatakan sehat dan dapat kembali beraktivitas.

“Warga di sekitar rumah juga diimbau untuk membantu kasus atau keluarga yang harus isolasi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga mereka tidak harus keluar rumah,” tukasnya. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.