ASN Bontang Dilarang Mudik, Nekat Bakal Disanksi Berat

Ikuti Arahan Pusat dalam Pencegahan Penyebaran Virus Corona

INTREN.ID, BONTANG – Pemkot Bontang melarang aparatur sipil negara (ASN) untuk mudik tahun ini. Larangan itu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) nomor 46 Tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah, kegiatan mudik, cuti bagi ASN dalam upaya pencegahan Covid-19.

Pemkot juga siap menjatuhkan sanksi berat kepada ASN yang tidak menaati peraturan tersebut. Seperti tertuang dalam Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 11/SE/IV/2020 tentang pedoman penjatuhan hukum disiplin bagi ASN yang melakukan kegiatan bepergian keluar daerah atau kegiatan mudik pada masa kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19.

“Yang jelas kami siap mengikuti dan melaksanakan apa yang telah menjadi ketentuan dari aturan tersebut,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlinawaty, Selasa (28/4/2020).

Untuk teknis penjatuhan sanksi, nantinya diserahkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mempelajari surat edaran itu lebih lanjut. Pemkot turut mendorong para ASN untuk menyosialisasikan kebijakan ini kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya. Serta diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

- ADVERTISEMENT -

Sebagai informasi, dalam surat edaran tersebut diterangkan, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) diminta melakukan pemantauan dan pengawasan secara ketat terhadap aktivitas ASN. Khususnya aktivitas mudik di lingkungannya masing-masing.

PPK juga diminta menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan ASN jika tetap melakukan aktivitas mudik. Bila terbukti melanggar, pejabat yang berwenang menghukum berhak menjatuhkan hukuman disiplin kepada ASN tersebut. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.