Apresiasi Digitalisasi Sistem Pembayaran SIM-SKCK di Balikpapan, Komisi III Dorong Diterapkan di Seluruh Kaltim

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Polresta Balikpapan meluncurkan program pembayaran nontunai dengan teknologi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), Kamis (20/5/2021) pagi. Ini adalah layanan pembayaran digital untuk pembayaran Surat Izin Mengemudi (SIM) baru dan perpanjangan, serta pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi masyarakat Kota Minyak.

Anggota Komisi III DPR RI, Drs H Safaruddin mengapresiasi inovasi yang dilakukan jajaran Polda Kaltim, melalui Polresta Balikpapan. Menurutnya, program tersebut merupakan komitmen dalam rangka menuju Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

“Digitalisasi sistem pembayaran SIM dan SKCK justru memberi kemudahan kepada masyarakat. Karena masyarakat tidak perlu antre atau berkumpul. Membayar kapanpun dan di manapun bisa. Inovasi ini harus kita apresiasi,” kata Kapolda Kaltim 2015-2018 tersebut.

Di samping memberi kemudahan bagi masyarakat, lanjut Safaruddin, digitalisasi sistem pembayaran juga dapat mencegah terjadinya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum. “Kalau sudah pakai sistem pembayaran nontunai, praktik pungli tidak ada,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu.

Arus digitalisasi memang tidak bisa dibendung. Makanya, Safaruddin mendorong agar digitalisasi sistem pembayaran segera diterapkan di seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Sehingga, Benua Etam bisa menjadi daerah percontohan penerapan smart city untuk pelayanan kepolisian.

“Digitalisasi ini penting. Selama itu baik, jalankan dan kembangkan. Saya sangat mendukung digitalisasi sistem pembayaran itu diterapkan di seluruh Polres di Kaltim. Dengan demikian, Polri lebih transparan, masyarakat dimudahkan,” jelas anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Untuk diketahui, di era Safaruddin menjabat sebagai Kapolda Kaltim, penerapan digitalisasi sudah dilakukan. Di antaranya peluncuran Aplikasi Media Pelayanan Langsung (AMPLANG). Di mana pengurusan SIM, SKCK, surat kehilangan hingga kecepatan respon pengaduan tindak kejahatan secara langsung bisa dilakukan. Selain itu, pengintensifan media sosial untuk penyampaian informasi dan komunikasi dengan masyarakat diterapkan.

Sebagai informasi, dalam menjalankan program QRIS, Polresta Balikpapan bekerja sama dengan LinkAja, layanan uang elektronik nasional. Ini sekaligus langkah nyata mendukung Gerakan Nasional Nontunai yang diprakarsai Bank Indonesia, sekaligus mendukung penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Sementara itu Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak mengungkapkan, digitalisasi sistem pembayaran sebagai pencegah terjadinya praktik pungli. Karena masyarakat tak lagi menggunakan sistem pembayaran tunai ke petugas akan, melainkan dilakukan nontunai.

“Ketika seluruh pelayanan memakai transaksi nontunai, bisa dipastikan tidak ada pungli atau penyelewengan lain. Tentu kami akan mengembangkan ke seluruh wilayah di Kaltim, serta bisa dikembangkan untuk model pelayanan lainnya,” kata jenderal bintang dua itu.

Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja mengungkap, sebagai opsi pembayaran di Polresta Balikpapan, diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan mutu layanan. Namun juga memberi kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi yang lebih aman, mudah, dan nyaman.

“Kerja sama ini merupakan suatu langkah nyata dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Nontunai serta mendukung penerapan protokol kesehatan. Di mana salah satunya adalah mencegah terjadinya kerumunan jika harus mengurus secara offline,” katanya.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kerja sama ini akan sangat membantu masyarakat Balikpapan,” katanya.

Berikut cara pembayaran QRIS menggunakan LinkAja untuk SIM-SKCK:

  1. Bagi yang akan melakukan pengurusan penerbitan SIM maupun SKCK mengikuti proses sesuai dengan ketentuan berdasarkan jenis layanan yang dipilih.
  2. Setelah proses selesai, pemohon akan diarahkan untuk melakukan pembayaran menggunakan digital QRIS menggunakan QR Code PNBP SIM maupun PNBP SKCK yang dapat dilakukan menggunakan LinkAja dengan langkah yang sangat mudah mulai dari buka aplikasi LinkAja.
  3. Kemudian masuk dalam menu utama dengan memilih menu QRIS atau klik snap QR, dan langsung menginput jumlah pembayaran serta pin.
  4. SIM atau SKCK diterbitkan. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.