Aplikasi Telah Final, Batam Siap Lakukan PPDB Daring

Hanya Digunakan Khusus di Mainland

INTREN.ID, BATAM – Batam siap melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Hal ini dipastikan setelah rampungnya penyiapan aplikasi untuk PPDB.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Hendri Arulan, menyatakan, Batam siap melakukan PPDB Daring untuk tahun ajaran 2020-2021. “Penyiapan aplikasi untuk PPDB kini telah final,” ucap Hendri, Sabtu (9/5/2020).

Kata Hendri, aplikasi tersebut akan segera dipresentasikan pada pertengahan Mei. Untuk memastikan kelayakan pada aplikasi tersebut sebelum disosialisasikan kepada pihak sekolah dan para orang tua calon peserta didik baru.

Hal tersebut juga sesuai instruksi Wali Kota Batam untuk meniadakan kegiatan yang bisa menimbulkan keramaian di satu tempat di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19) ini.

“Nantinya semua akan dilakukan secara online dan cukup melalui aplikasi tersebut. Jadi orang tua tidak perlu datang ke sekolah, apalagi mengantre sejak subuh seperti tahun sebelumnya untuk bisa mencegah penyebaran Covid-19 ini,” ungkapnya.

Kini, pihak Disdik telah membuat aplikasi tersebut dengan tampilan sesederhana mungkin. Agar bisa dengan mudah dipahami oleh semua kalangan, baik orang tua maupun para calon siswa.

Namun, Aplikasi PPDB Daring tersebut hanya akan digunakan khusus di kawasan mainland saja. Sementara kawasan Hinterland seperti di kecamatan Belakang Padang, Bulang dan Galang, Hendri mengatakan pihaknya akan menyiapkan cara lain.

“Untuk saat ini opsi kita menggunakan grup WhatsApp (WA). Karena kita tahu, sekolah di kawasan Hinterland lebih mengenal para calon siswanya dan sangat mampu mengakomodiasi seluruh calon siswa tersebut,” ungkapnya.

Untuk pembukaan pendaftaran PPDB di sekolah negeri, direncanakan akan dilakukan pada bulan Juni mendatang. PPDB ini dilakukan secara serentak baik SD maupun SMP.

Sementara itu untuk swasta, Hendri menyampaikan telah mengizinkan pihak swasta untuk memulai penerimaan pendaftaran siswa didik baru, sejak beberapa waktu lalu.

“Kalau saat ini, mereka (sekolah swasta) telah membuka dan pastinya sudah memiliki para calon siswa baru. Kalau untuk negeri akan kami adakan serentak bulan Juni mendatang atau sesuai SE dari Mendikbud,” paparnya.

Meskipun dilakukan secara daring, PPDB kali ini juga masih menggunakan sistem zonasi. Maka para orang tua harus diminta memahami hal tersebut dan segera melakukan koordinasi dengan perangkat daerah setempat.

“Jangan sampai alamat orang tua berbeda dengan tempat tinggal saat ini, Karena akan ada masalah baru saat masuk ke dalam tahap pengukuran jarak (zonasi),” pungkasnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.