Akhir Pekan, Hujan Masih Akan Guyur Wilayah Kepri

INTREN.ID, BATAM – Prakiraan cuaca Minggu (14/6/2020) pagi ini, wilayah Kepulauan Riau (Kepri) masih akan diguyur hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi, Sebagaimana dilansir dari laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas 1 Hang Nadim Kepri.

Forecaster Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Noah Ginting menyampaikan, beberapa wilayah akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Seperti di wilayah Batam, Bintang, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Natuna, dan Anambas. Hujan tersebut akan terjadi di pagi hingga siang hari.

“Wilayah tersebut masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ucap Noah.

Sementara di wilayah Lingga dan Dabo Singkep akan cerah berawan sejak oagi hingga malam hari.

Pada cuaca tersebut, kecepatan angin di wilayah Kepri berkisar antara 5-23 KM per jam dengan arah angin dari selatan, dan suhu relatif lebih rendah berkisar antara 24-32 derajat Celcius, dan kelembapan di angka 65-97 persen.

Selain itu, Noah juga menyampaikan adanya penumpukan massa udara di wilayah Kepri menyebabkan berkumpulnya massa udara lembab yang mendukung pembentukan awan-awan hujan.

“Untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan, dihimbau agar waspada terhadap gelombang laut yang dapat mencapai ketinggian 1,5-2,5 meter di wilayah perairan Bintan, Lingga, Natuna, dan Kep. Anambas,” ungkapnya.

Prakiraan cuaca BMKG itu berlaku hingga pukul 07.00 WIB Senin (15/6/2020).

Untuk prakiraan cuaca di wilayah perairan Batam dan Bintan akan terjadi hujan lokal. Sementara di perairan Riau, Lingga, Selat Berhala dan utara Bangka, dengan arah angin dari timur-selatan. Gelombang di enam perairan tersebut diprediksi hanya sedang di angka 0,5 hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin 2-13 knot. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Guntur Marchista

Get real time updates directly on you device, subscribe now.